Akhir Kehidupan Wisanggeni dalam Perang Bharatayuda
- 28 Jun 2024 21:58 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Sebelum perang Baratayuda dimulai, Wisanggeni dan Antasena pergi ke Kahyangan Alang-alang Kumitir untuk meminta restu Sanghyang Wenang sebelum bergabung dengan Pandawa. Namun, Sanghyang Wenang meramalkan bahwa Pandawa akan kalah jika Wisanggeni dan Antasena ikut berperang.
Setelah mempertimbangkan ramalan tersebut, Wisanggeni dan Antasena memutuskan untuk tidak kembali ke perkemahan Pandawa. Mereka rela menjadi tumbal demi kemenangan Pandawa.
Dengan penuh tekad, mereka mengheningkan cipta dan mencapai moksa, musnah bersama jasad mereka. Pengorbanan Wisanggeni dan Antasena menunjukkan rasa cinta dan kesetiaan mereka kepada Pandawa.
Mereka rela mengorbankan nyawa demi kemenangan pihak yang mereka yakini benar. Kematian mereka menjadi simbol pengabdian dan kepahlawanan yang patut diteladani.
Itulah akhir kisah hidup Raden Wisanggeni, sosok yang penuh dengan nilai-nilai luhur yang patut diteladani. Dia berani, cerdas, jujur, tegas, patuh, ikhlas, setia, berani untuk berbeda, memiliki semangat juang, dan selalu menghormati orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....