Kendang, Sang Pemimpin dalam Orkestra Gamelan Jawa
- 20 Mei 2024 08:37 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Alat musik kendang, atau dapat disebut juga sebagai gendang, merupakan alat musik berkepala dua asal Indonesia. Dalam memainkannya, pemain melakukan bersama pemain lain dalam sebuah sajian permainan gamelan, menciptakan orkestra perkusi tradisional ala tanah air tercinta.
Kendang atau gendang adalah alat musik tradisional Indonesia yang dibuat dari batang pohon yang bagian dalamnya dibuang. Untuk kepalanya, digunakan kulit hewan seperti sapi atau kambing.
Tanpa penutup kulit, secara harfiah alat ini hanyalah silinder atau tong kosong., orang awam seringkali menyebut kendang sebagai drum berkepala dua. Kendang punya banyak variasi nama di berbagai daerah, misalnya, di ibu kota kerap disebut sebagai gendang, tetapi di Jawa dan Sunda alat ini disebut sebagai kendang.
Saat memainkannya, seseorang atau pemain kendang memukul bagian kulit, baik dengan tongkat ataupun dengan tangan. Di Jawa pemain kendang disebut pengendang.
Meskipun dimainkan dengan dipukul, bukan berarti dipukul secara sembarangan tanpa tempo dan nada. Butuh latihan dan pengalaman agar dapat memainkan kendang dengan baik dan menghasilkan bunyi yang indah.
Di Jawa Tengah, kendang dipakai dalam permainan gamelan dan punya peran penting dalam karawitan Jawa. Alat musik ini berfungsi sebagai pemimpin irama atau pamurba irama, yakni bertugas mengatur cepat atau lambatnya irama gendhing, serta membuka atau menghentikan sajiannya.
Di Yogyakarta dan Surakarta, dikenal pula ragam kendang dalam kesenian Jawa. Di antaranya, terdapat kendang ageng berukuran besar, kendang wayangan yang biasa dipakai dalam pertunjukkan wayang kulit, kendang ciblon yang menghasilkan nada tinggi, sampai kendang ketipung berukuran paling kecil diantara yang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....