JICAF 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Kreator dan Ekosistem Industri Kreatif

  • 17 Sep 2026 22:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • JICAF 2026 mengusung tema ‘The World We Draw’ yang menempatkan ilustrasi sebagai medium berbagi perspektif dan dunia kreator
  • JICAF berkembang menjadi ruang ekosistem kreatif yang mempertemukan kreator, audiens, komunitas, jenama, serta pelaku industri melalui berbagai kolaborasi
  • JICAF 2026 menghadirkan beragam kolaborasi kreatif, termasuk Special Drop Stereoflow dan Psychloop serta ‘Disney Jajan’ bersama seniman lokal

RRI.CO.ID, Jakarta - Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 mempertemukan kreator, jenama, komunitas, dan pelaku industri kreatif melalui tema ‘The World We Draw’. Tema tersebut memandang ilustrasi sebagai medium untuk membentuk, menerjemahkan, dan membagikan dunia berdasarkan perspektif setiap kreator.

Penyelenggaraan keempat JICAF menunjukkan perkembangan acara dari art fair menjadi ruang bagi ekosistem kreatif. Berbagai pameran, program, dan kolaborasi dihadirkan untuk mempertemukan karya serta gagasan dengan audiens lebih luas.

Co-Founder dan Fair Director JICAF Sunny Gho mengatakan setiap kreator memiliki dunia masing-masing yang dapat dibagikan kepada publik. Menurutnya, JICAF menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai dunia sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas.

“‘The World We Draw’ adalah tentang bagaimana setiap kreator punya dunianya sendiri untuk dibagikan. Bagi kami, JICAF adalah ruang yang mempertemukan dunia-dunia tersebut, sekaligus membuka kesempatan agar karya, ide, dan kreativitas bisa bertemu dengan lebih banyak pihak,” katanya dalam Konferensi Pers Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 di Agora Mall, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026.

Sunny menilai ‘The World We Draw’ tidak hanya berkaitan dengan karya yang dibuat oleh setiap kreator. Ia berharap JICAF menjadi tempat kreator menemukan audiens, membangun koneksi, serta melihat kemungkinan baru.

Salah satu booth dari seniman Indonesia Wahyu Ramandha yang karyanya dapat dibeli di Jakarta Illustration and Creative Arts Fair 2026 di Mall Agora, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026 (Foto: RRI/Sasa Haniyah)

“Pada akhirnya, ‘The World We Draw’ bukan hanya tentang apa yang kita gambar, tetapi juga tentang dunia yang terbentuk ketika berbagai perspektif bertemu. Kami ingin JICAF terus menjadi tempat di mana kreator bisa menemukan audiens, membangun koneksi, dan melihat lebih banyak kemungkinan dari karya mereka,” ujarnya.

JICAF 2026 menghadirkan sejumlah seniman dengan pendekatan dan karakter visual yang beragam dalam penyelenggaraannya. Mereka antara lain Rinaldo Hartanto x LEKAT, Stereoflow, Machine 56, Pronto Pixel, BART, dan Fluxcup.

Stereoflow turut berkolaborasi dengan Psychloop melalui Special Drop yang dihadirkan dalam penyelenggaraan JICAF 2026. Kolaborasi tersebut berangkat dari ketertarikan terhadap sepeda dan pengalaman yang berkembang bersama komunitas pesepeda.

“Melalui Special Drop di JICAF 2026, kami ingin menghadirkan produk yang bukan hanya fungsional untuk everyday cyclists. Tetapi juga membawa kreativitas dan semangat untuk membuat pengalaman bersepeda terasa lebih menyenangkan,” kata Stereoflow.

Kolaborasi Stereoflow dan Psychloop menghadirkan produk yang memadukan fungsi, kreativitas, serta semangat untuk membuat aktivitas bersepeda menyenangkan. Kehadiran kolaborasi tersebut menunjukkan pertemuan ilustrasi dengan komunitas serta pengalaman di luar medium visual.

Melalui penyelenggaraan 2026, JICAF kembali mempertemukan karya, komunitas, kolaborasi, dan berbagai peluang dalam ekosistem kreatif Indonesia. Penyelenggaraan tersebut sekaligus memperkuat peran JICAF sebagai ruang pertemuan berbagai perspektif kreatif.

Sebagai informasi, Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 berlangsung mulai 17 September hingga 4 Oktober 2026 di Agora Mall L2, Jakarta Pusat. Ajang ini menghadirkan beragam karya ilustrasi dan kreativitas dari berbagai seniman serta kreator.

Salah satu yang hadir dalam JICAF 2026 adalah ‘Disney Jajan’, kolaborasi Disney Indonesia bersama tiga seniman lokal. Seniman Ykha Amelz, WD Wily, dan Liunic menghadirkan interpretasi karakter Stitch melalui inspirasi jajanan, budaya, serta kehidupan jalanan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....