Kategori 'SPARKS' di JICAF 2026 Buka Panggung bagi Seniman Pendatang Baru

  • 10 Sep 2026 16:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • JICAF 2026 memisahkan kategori Sparks khusus emerging artist dengan sistem kurasi yang menekankan keunikan suara kreatif
  • Sebanyak 50 seniman Sparks dari 20 negara berkesempatan menampilkan karya dalam penyelenggaraan JICAF tahun keempat
  • SIMPATI akan memilih tiga artis favorit Sparks untuk menjadi exclusive collaborator dan mendapat kesempatan berkarya bersama brand

RRI.CO.ID, Jakarta - Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 kembali menghadirkan ruang bagi seniman ilustrasi melalui penyelenggaraan tahun keempat. Co-Founder & Fair Director JICAF Sunny Gho mengatakan tahun ini JICAF memisahkan kategori 'Sparks' khusus bagi emerging artist (seniman pendatang baru).

Sunny menyebut tahun sebelumnya seluruh seniman dinilai bersamaan tanpa menjadikan lamanya berkarier sebagai elemen utama kurasi. Tahun ini, JICAF memisahkan slot emerging artist agar mereka memperoleh kesempatan tampil dengan penilaian yang berbeda.

Menurutnya, kategori profesional dinilai berdasarkan teknik, konsistensi berkarya, serta berbagai aspek kemampuan dalam menghasilkan karya ilustrasi. Sementara itu, kategori 'Sparks' lebih menitikberatkan keunikan ‘suara’ kreatif dan daya tarik karya masing-masing seniman.

“Kami memberi kesempatan untuk teman-teman yang baru mulai itu bisa langsung ikut JICAF tanpa harus punya portofolio. Jadi Sparks itu tidak perlu portofolio sebanyak itu, tapi kami nyari unique voices 'Oh, ini emang menarik nih karyanya,' dan itu kami pisahkan secara penjurian,” ujarnya dalam Konferensi Pers JICAF 2026 di Jakarta Pusat, Kamis, 10 September 2026.

Para juri kategori 'Sparks' tidak menilai kekurangan teknis seperti anatomi gambar sebagaimana penilaian terhadap kategori profesional. Sunny mengatakan pendekatan tersebut memastikan emerging artist mempunyai kesempatan tampil sekaligus memperoleh panggung untuk berkembang.

Sunny menyebut terdapat 50 seniman 'Sparks' dari 20 negara yang karyanya dapat dilihat dalam penyelenggaraan JICAF 2026. Ia menambahkan, JICAF ingin berkembang bukan sekadar menjadi tempat pameran, melainkan bagian dari ekosistem ilustrasi dan infrastruktur kreatif.

“Tapi sekarang kami lebih melebarkan ee misi dan fungsinya JICAF, ya, sebagai kreatif infrastruktur. Bagaimana kita bisa membawa karya-karya teman-teman ini bukan cuma sesuatu yang dipajang atau dibelah, dibuat belanja,tapi bisa jadi experience,” kata Sunny.

Sementara itu, Manager SIMPATI Gading Giarono menjelaskan SIMPATI menjadi bagian dari program 'Sparks' JICAF 2026 untuk mendukung para emerging artist. Kolaborasi tersebut merupakan pengalaman pertama SIMPATI bersama JICAF sekaligus menjadi upaya menghubungkan industri telekomunikasi dengan ilustrator.

“Kenapa Simpati akhirnya kita ambil bagian dari program Sparks karena semangatnya adalah Simpati itu juga power emerging artist. Yang ingin mengeluarkan atau menghasilkan karya-karya baru, gitu,” ujarnya.

Gading menjelaskan SIMPATI berbasis connection dan ingin menghubungkan industri telekomunikasi, ilustrator, artis, karya mereka, serta pelanggan. Menurutnya, audiens JICAF dan pelanggan SIMPATI memiliki persinggungan secara personal sehingga terdapat interconnection di antara keduanya.

Melalui program 'Sparks', Gading mengatakan SIMPATI nantinya memilih tiga artis favorit untuk menjadi exclusive collaborator bersama brand tersebut. Para emerging artist tersebut akan memperoleh kesempatan mendapatkan panggung untuk berkarya melalui kolaborasi bersama SIMPATI.

“Jadi, kita nanti akan terpilih tiga artis favorit ya dari Sparks itu yang nantinya akan jadi exclusive collaborator-nya Simpati. Jadi artis-artis yang tadi baru emerging artist, itu akan mendapat kesempatan, bisa dibilang mendapatkan panggung untuk mereka berkarya,” kata Gading.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....