100 Bantengan, Puluhan Kesenian Meriahkan Majapahit Festival

  • 03 Agt 2023 23:52 WIB
  •  Surabaya


KBRN, Mojokerto: Ratusan seniman pertunjukan se Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meriahkan Majapahit festival (Majafest) tahun 2023. Kegiatan budaya yang mengundang perhatian publik ini digelar di lapangan Kawiryan, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kamis (3/8/2023).

Festival Majafest ke tiga ini menampilkan 100 seni pertunjukan Bantengan dan bersama puluhan kesenian lainnya diantaranya, reog, barongsai, Ujung hingga Tarian khas Majapahit Ini merupakan upaya mengolaborasikan seni budaya yang ada dan berkembang di Kabupaten Mojokerto.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito mengatakan, gelaran Festival Majafest 2023 kali ketiga kali ini mengangkat tema “Harmoni Nusantara”

Kegiatan yang digelar pada 3 hingga 5 Agustus 2023 tersebut, selain menampilkan aktivitas seni budaya, juga dikolaborasikan bersama pelaku ekonomi kreatif.

“Kegiatan Majafest ini sudah mempertontonkan atraksi-atraksi seni Bantengan, Reog, Barongsai, dan juga seni Tari,” ujar Norman Handito, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Norman juga menyampaikan, bahwa 95 persen seni reog, seni tari, dan seni bantengan, dan juga barongan merupakan seniman asal Mojokerto. Ditambahkan, Majafest 2023 merupakan kegiatan tahunan yang mengolaborasikan seni budaya dan pelaku ekonomi kreatif.

“Tahun sebelumnya, kegiatan kami lakukan di wilayah Trawas, yang bertujuan menonjolkan wisata alam sekitar,” ujarnya.

Norman menjelaskan, di gelaran kali ini, kami lebih menonjolkan atraksi-atraksi seni budaya dari para seniman yang ada di Kabupaten Mojokerto. Dikatakan, masyarakat Mojokerto sangat antusias dan menyambut baik kegiatan yang telah menampilkan atraksi-atraksi seni budaya asli Mojokerto.

Sementara, Reza (19), Koordinator Seni Bantengan, mengatakan, pihaknya bersama anggotanya sangat senang dan bangga bisa ikut andil dalam kegiatan Majafest 2023 ini. Selain itu, pria asal Desa Jowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang tersebut behaap, kegiatan seperti ini dilakukan secara berkelanjutan.

“Berharap tidak hanya sampai di sini kegiatan ini dilakukan. Selanjutnya di tahun berikutnya kami bisa tampil lagi,” katanya penuh harap.

Harapan serupa juga disampaikan Bayu Adisaputro, salah satu pemilik Seni Reog Ponorogo dari paguyuban Reog Singo Mudho Taruno Joyo, asal Dusun Dukuh, Desa Jati Dukuh, Kecamatan Gondang, Mojokerto. Ia mengaku senang dan mendapat keistimewaan bisa tampil di ajang Majafest 2023.

“Kegiatannya ini sangat istimewa, sehingga kami dan anggota yang lain begitu bangga bisa tampil dalam kegiatan ini, meski baru tampil pertama kali,” ucap Bayu.

Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan Majafest 2023 yang ketiga kali ini, diharapkan dapat mempromosikan seni reog yang bekangan ini dinilai sepi peminat.

“Meski ini bukan pekerjaan tetap, para seniman reog tetap semangat untuk berlatih sekuat tenaga, agar kesenian ini tidak hilang begitu saja,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....