JICAF 2026 Hadirkan Special Drop Tribute untuk Kenang Warisan Guruh Gipsy

  • 07 Okt 2026 12:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • JICAF 2026 menghadirkan Special Drop Tribute: Guruh Gipsy untuk menerjemahkan warisan musik melalui berbagai karya kreatif
  • Kolaborasi tersebut menghasilkan produk berupa perhiasan, apparel, art print, batik scarf, hingga 50th Anniversary Deluxe Edition CD
  • Personel Guruh Gipsy mengapresiasi generasi muda yang kembali mengenal dan menghargai karya musik mereka melalui kolaborasi kreatif

RRI.CO.ID, Jakarta - Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 menghadirkan ‘Special Drop Tribute: Guruh Gipsy’ untuk mengenang perjalanan musik Indonesia. Kolaborasi tersebut menerjemahkan warisan Guruh Gipsy melalui produk kreatif sekaligus memperkenalkannya kepada generasi baru.

‘Special Drop Tribute: Guruh Gipsy’ menghadirkan berbagai produk kolaborasi yang menggabungkan musik, ilustrasi, fashion, craft, dan koleksi. Produk tersebut meliputi perhiasan, apparel, art print, hingga 50th Anniversary Deluxe Edition CD yang dapat dikoleksi pengunjung.

Program ini merupakan kolaborasi JICAF 2026 bersama Lamunai Records dan sejumlah seniman dalam menerjemahkan perjalanan musikal Guruh Gipsy. Salah satu produk yang ditawarkan adalah ‘Guruh Gipsy x Cahya Pesisir Batik Scarf’ dengan perpaduan musik dan craft.

Sejumlah karya Special Drop Tribute Guruh Gipsy di Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026 (Foto: dokumentasi JICAF)

Salah satu personel Guruh Gipsy Keenan Nasution menilai apresiasi para ilustrator terhadap karya Guruh Gipsy menjadi pengalaman yang membanggakan baginya. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong eksplorasi kreatif yang tetap mengangkat identitas Indonesia secara kuat.

“Harapan saya, melalui kolaborasi ini, kita bisa menghasilkan sesuatu yang tidak selalu berkiblat ke Barat. Indonesia punya begitu banyak hal yang bisa diangkat menjadi karya,” ujarnya saat Meet The Artist JICAF, Agora Mall, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurutnya, setiap karya pasti memiliki inspirasi dari sesuatu yang pernah dilihat atau ditemui sebelumnya. Namun, inspirasi tersebut dapat diolah dengan gaya masing-masing agar menghasilkan karya yang tetap memiliki identitas sendiri.

Sementara itu, anggota Guruh Gipsy lainnya Abadi Soesman turut menyampaikan kebanggaannya melihat karya Guruh Gipsy masih memperoleh apresiasi hingga sekarang. “Saya merasa bangga karena karya kami masih dihargai hingga saat ini, apalagi, bisa melihat generasi muda mengapresiasi karya-karya dari zaman kami,” ucapnya.

Personel Guruh Gipsy Keenan Nasution dalam sesi Meet the Artist Special Drop Tribute: Guruh Gipsy di Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 di Agora Mall, Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026 (Foto: dokumentasi JICAF)

Kehadiran Keenan Nasution dan Abadi Soesman memberikan kesempatan bagi pengunjung bertemu langsung dengan dua personel Guruh Gipsy. Pengunjung juga dapat membawa pulang produk kolaborasi yang memiliki nilai historis sekaligus artistik.

Melalui Special Drop Tribute: Guruh Gipsy, JICAF 2026 menunjukkan musik dapat menemukan interpretasi baru melalui berbagai medium kreatif. Inisiatif tersebut sejalan dengan tema ‘The World We Draw’ yang mempertemukan berbagai perspektif dalam ekosistem kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....