Kemenbud Resmikan Pameran 'Nasirun: Bersimpuh di Kaki Para Guru' di Jakarta

  • 13 Sep 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenbud meresmikan Pameran Nasirun: Bersimpuh di Kaki Para Guru di Galeri Nasional Indonesia.
  • Menbud Fadli menilai pameran menjadi bentuk penghormatan terhadap Nasirun dan para seniman yang memengaruhi perjalanan keseniannya.
  • Pameran berlangsung 13 September–11 Oktober 2026, menghadirkan ruang dialog untuk menjaga gagasan dan warisan Nasirun.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meresmikan Pameran Nasirun: Bersimpuh di Kaki Para Guru di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran ini merupakan bentuk penghormatan kepada mendiang Nasirun, sekaligus ikhtiar dalam mengabulkan salah satu keinginannya yang belum sempat terwujud.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan pameran tersebut penting karena Nasirun merupakan seniman yang menghormati para pendahulunya dalam berkesenian. Menurutnya, hal itu terlihat dari karya-karyanya serta upaya Nasirun menjaga dan menghargai karya seniman yang memengaruhi perjalanan keseniannya.

"Saya mengenal Nasirun sejak belasan tahun lalu dan melihat bagaimana ia selalu menghormati para guru. Bahkan, ia membuat museum yang berisi karya-karya para gurunya di seberang rumahnya," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 13 September 2026.

Menurutnya, perjalanan kesenian Nasirun memperlihatkan bagaimana seorang perupa dapat mengolah berbagai sumber pengetahuan menjadi karya yang memiliki karakter kuat. Tradisi, budaya, spiritualitas, realitas kehidupan sehari-hari, serta gagasan tentang modernitas hadir dalam karya-karya Nasirun melalui berbagai medium.

"Dengan pencapaian estetika dan artistik yang luar biasa, kita memang kehilangan seorang figur besar dalam dunia seni rupa Indonesia. Karya-karya Nasirun menunjukkan kedalaman seorang seniman dalam mengangkat nilai-nilai tradisi, spiritualitas, realitas, dan modernitas dalam berbagai bentuk ekspresi," ujarnya.

Ia juga menilai bahwa Nasirun merupakan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap proses regenerasi dan pembelajaran bagi generasi muda. Pada 2025, Nasirun menjadi salah satu guru dalam program Belajar Bersama Maestro yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan.

Sejumlah karya mendiang Nasirun dalam pameran Nasirun: Bersimpuh di Kaki Para Guru di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Dokumentasi/Galeri Nasional Indonesia)

Sejumlah pengunjung sedang menghadiri pembukaan pameran Nasirun: Bersimpuh di Kaki Para Guru di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Dokumentasi/Galeri Nasional Indonesia)

Melalui program tersebut, para peserta terpilih berkesempatan tinggal dan belajar bersama Nasirun. Sekaligus juga mengembangkan karya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama proses pembelajaran.

Sementara itu, Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin mengatakan pameran tersebut tidak sekadar mengenang Nasirun sebagai seniman penting. Pameran juga menjadi ruang untuk menjaga gagasan, perjalanan, serta warisan Nasirun agar terus hadir dalam percakapan seni rupa Indonesia.

Ia menyebut perjumpaan karya dan berbagai perspektif dalam pameran membuka ruang dialog serta kolaborasi yang memperkaya dinamika seni rupa Indonesia. "Kami percaya, ekosistem seni tumbuh ketika ruang-ruang perjumpaan terus dibuka, dirawat, dan dihidupkan bersama," ujarnya.

Sebagai informasi, pameran ini berlangsung mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026 di Galeri Nasional Indonesia. Harga tiket pelajar hingga mahasiswa Rp10.000, dewasa WNI dan pemegang KITAS Rp20.000, sedangkan WNA membayar Rp50.000.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....