Promotor Menghilang, Tur Eropa Deadsquad hingga Death Vomit Terkendala

  • 19 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tur Eropa Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit Terkendala, setelah promotor Diablo Productions mendadak menghilang dan membatalkan konser di Inggris.
  • Konser di Camden dan Cork Batal, membuat tiga band Indonesia serta band lokal Incarcerated sempat terlantar akibat promotor tidak memenuhi kewajibannya.
  • Deadsquad Tetap Lanjutkan European Tour, dengan menggandeng DF Bookings untuk mengurus jadwal konser berikutnya mulai 20 Agustus 2026 di Eindhoven, Belanda.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kabar kurang mengenakkan menghampiri panggung musik cadas Tanah Air yang tengah melakoni tur di Benua Biru. Tiga band Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit terpaksa menghadapi kekacauan jadwal setelah pihak promotor mendadak menghilang tanpa kabar.

Pertunjukan yang seharusnya berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026 ini diungkapkan secara terbuka oleh venue konser ternama di Inggris. Pihak promotor melayangkan permohonan maaf melalui akun Instagram resmi @theunderworldcamden.

Pihak venue menyebutkan bahwa jadwal tampil malam itu batal total. Hal ini lantaran promotor dari Diablo Productions, Anna Bikuña mendadak melepaskan tanggung jawab.

"Malam ini dibatalkan, kami tidak sepenuhnya yakin kenapa, karena promotor Diablo Productions/Anna Bikuña mendadak menghilang. Mengabaikan semua kontak dari kami, belum membayar sewa venue, menghapus Facebook serta meninggalkan tiga artis Indonesia," tulis akun @theunderworldcamden.

Tak cuma di Camden, pertunjukan mereka di kota Cork pada malam sebelumnya juga mengalami nasib serupa. Sikap tak bertanggung jawab ini membuat tiga grup musik asal Indonesia serta band pendukung lokal, Incarcerated sempat terlantar.

Pihak venue pun menyampaikan simpati mendalam atas kendala yang menimpa para musisi. Bahkan pihak venue menyebut bahwa tim promotor telah mempermainkan para musisi tamu.

"Meskipun kami bisa mengatasi kerugian finansial dan hambatan perencanaan yang sangat menyebalkan ini. Kami merasa kasihan pada para artis yang telah dipermainkan dan disesatkan, tidak boleh ada ruang untuk promotor nakal," ujarmya.

Meski dihadapkan pada situasi pelik di negeri orang, pendirian para musisi ini tetap kukuh. Deadsquad membagikan kondisi terkini sekaligus menegaskan tekad mereka untuk menyelesaikan seluruh rangkaian konser.

“Hal seperti ini dapat terjadi kepada siapa saja, dan kami tidak ingin kejadian serupa terulang kepada teman-teman. Besar kekecewaan yang kami rasakan, namun lebih besar semangat kami untuk tetap menuntaskan European Tour ini," tulis pernyataan @deadsquad.official.

Guna menyelamatkan sisa jadwal, skuat Deadsquad dipastikan akan melanjutkan perjalanan mulai 20 Agustus mendatang di Eindhoven, Belanda. Untuk mengurus kota-kota berikutnya, mereka resmi bekerja sama dengan DF Bookings, promotor musik ekstrem berpengalaman.

"Terima kasih untuk semuanya yang selalu mendukung kita. Semoga apa yang telah dan akan kami jalani membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....