SHOW Token Perkuat Pemasaran Film 'Ketok Mejik', Sasar Gen Z dan Komunitas Digital
- 10 Agt 2026 13:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- SHOW Token berperan sebagai Executive Producer dalam film drama komedi Ketok Mejik dengan fokus menjangkau penonton Gen Z dan komunitas digital.
- CEO SHOW Token, Akshay Melwani, menerangkan bahwa timing keterlibatan perusahaan tidak selalu sejak tahap awal produksi, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan setiap proyek.
- Proyek Ketok Mejik dianggap SHOW Token memiliki potensi besar untuk mencapai audiens baru melalui platform digital dan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
RRI.CO.ID, Jakarta - SHOW Token mengungkap alasan terlibat sebagai Executive Producer dalam film drama komedi Ketok Mejik di tengah proses produksinya. Perusahaan menilai proyek tersebut memiliki potensi besar untuk menjangkau penonton baru, terutama kalangan Gen Z dan komunitas digital.
CEO SHOW Token, Akshay Melwani mengatakan keterlibatan perusahaan dalam setiap proyek film tidak selalu dimulai sejak tahap awal. Menurutnya, waktu masuknya SHOW Token disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing proyek.
“Tergantung project yang kita dapat juga. Ada project yang kita masuk dari awal, ada project yang kita masuk at the final stage,” ujar Akshay kepada awak media, di XXI Epicentrum, Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Akshay, keterlibatan di tahap pertengahan tetap memberikan ruang bagi SHOW Token untuk berkontribusi. Salah satunya melalui perluasan jangkauan penonton yang dibawa perusahaan melalui komunitas Gen Z dan komunitas kripto.
“Mereka juga tahu apa yang bisa dibawa oleh SHOW Token. Kita membawa audiens yang beda, market yang beda, seperti Gen Z community, crypto community,” katanya.
Selain memperluas pasar, SHOW Token juga memberikan sejumlah masukan kreatif dalam proses pengembangan Ketok Mejik. Akshay menyebut pihaknya turut mengambil peran dalam strategi pemasaran film tersebut.
“Mereka udah pasti lebih lucu ya dari saya, jadi kita hanya memberikan sedikit masukan kreatif. Serta memberikan strategi pemasaran yang besar tentunya,” ujarnya.
Strategi tersebut mulai terlihat melalui keterlibatan SHOW Token dalam rangkaian roadshow Ketok Mejik di Surabaya dan Malang. Menurut Akshay, kegiatan tersebut tidak hanya menyasar komunitas perfilman, tetapi juga komunitas kripto yang memiliki basis cukup besar di kedua kota.
Ia berharap pendekatan tersebut dapat membawa kelompok penonton baru kembali menikmati film Indonesia di bioskop. “Kita ingin membawa lebih banyak penonton, para Gen Z khususnya, untuk kembali menonton film di bioskop,” kata Akshay.
Di sisi pendanaan, Akshay mengatakan SHOW Token menerapkan skema investasi yang berbeda untuk setiap proyek. Ia tidak mengungkapkan nilai investasi khusus untuk Ketok Mejik, tetapi memastikan persentase keterlibatan dapat berbeda berdasarkan proyek yang dipilih.
“Saya nggak bisa ngasih tau ya di angka berapa. Tapi tiap PH ada buget yang berbeda, di SHOW Token ada presentasi berbeda yang kita masuk,” ujarnya.
Tak hanya memperluas basis penonton di Indonesia, SHOW Token juga mulai menjajaki peluang membawa film tersebut ke pasar internasional. Salah satu negara yang menjadi perhatian adalah India, yang dinilai memiliki kesamaan budaya dan selera terhadap genre komedi.
“Sudah ada ketertarikan ya di sana (India) dan itu sangat-sangat bagus. Jadi kita lagi mau mengadakan pertemuan juga untuk melihat bahwa kita bisa distribusi di sana,” ujarnya.
Menurut Akshay, India menjadi pasar yang menarik karena masih relatif sedikit film Indonesia yang berhasil masuk ke negara tersebut. SHOW Token pun tengah membuka pembicaraan mengenai peluang distribusi Ketok Mejik di sejumlah wilayah India.
SHOW Token sebelumnya mengumumkan keterlibatannya sebagai Executive Producer Ketok Mejik bersama Haha Production. Film yang disutradarai Yogi S. Calam tersebut mengusung genre drama komedi dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....