Leila S. Chudori Gandeng Efek Rumah Kaca Garap OST Film 'Laut Bercerita'

  • 02 Agt 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Efek Rumah Kaca menggarap OST film Laut Bercerita berjudul Matilah Kau Mati yang diadaptasi dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
  • Lagu dikerjakan bersama Knogg dengan aransemen bernuansa elektronik dan membawa pesan keberanian serta kebebasan bersuara.
  • Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang pada Oktober 2026, sementara soundtrack telah dirilis di platform musik digital sejak 31 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Grup musik Efek Rumah Kaca dipercaya menggarap original soundtrack (OST) film Laut Bercerita. Lagu berjudul Matilah Kau Mati diadaptasi dari puisi dalam novel karya Leila S. Chudori.

Film tersebut menjadi debut rumah produksi Pal8 Pictures bersama sutradara Yosep Anggi Noen. Lagu ini juga dikerjakan bersama Knogg dengan sentuhan aransemen yang memperkaya warna musik Efek Rumah Kaca.

Lirik lagu ditulis oleh Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri, dan vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud. Sementara itu, Knogg atau Angan Senja bertindak sebagai penata aransemen sekaligus produser musik bersama Cholil.

Lagu Matilah Kau Mati menghadirkan nuansa minimalis melalui permainan gitar, electric piano, dan synthesizer. Aransemen tersebut dipadukan dengan karakter vokal khas Cholil yang memberi kesan liris sekaligus penuh harapan.

"Lagu Matilah Kau Mati ingin menggandakan semangat yang sudah ada di dalam film dan novelnya. Bahwa semangat baik sebenarnya bertebaran di banyak tempat dan menghasilkan sesuatu yang baik juga, asalkan mau mengubah dan mentransformasikannya," kata Cholil Mahmud, Jumat, 31 Juli 2026.

Proses kreatif lagu bermula ketika Leila S. Chudori menawarkan puisi berjudul Di Hari Kematianku kepada Cholil. Puisi itu kemudian dikembangkan dengan memanfaatkan sejumlah demo musik yang telah dimiliki sebelumnya.

Knogg menambahkan unsur synthesizer dan elektronik untuk memperkaya komposisi lagu. Menurutnya, penggunaan bunyi synth yang terdistorsi dipilih untuk membangun ketegangan pada bagian chorus.

"Instrumen yang ingin saya tonjolkan adalah suara synth yang tajam. Menjadi terdistorsi, itu ada di bagian chorus lagunya," ujar Knogg.

Leila juga memasukkan larik ikonik "Matilah Kau Mati, Kau Akan Lahir Berkali-kali" ke dalam lagu tersebut. Kalimat itu merupakan karya penyair Sutardji Calzoum Bachri yang menjadi salah satu simbol penting dalam novel Laut Bercerita.

Menurut Leila, larik tersebut menggambarkan keberanian yang tidak akan pernah padam meski terus dibungkam. Pesan itu kemudian menjadi landasan utama dalam penyusunan lirik lagu.

Knogg mengaku terinspirasi dari karya-karya Efek Rumah Kaca saat menyusun aransemen. Ia ingin menghadirkan semangat perlawanan dan kebebasan bersuara melalui perkembangan dinamika musik pada bagian akhir lagu.

Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Oktober 2026. Film produksi Pal8 Pictures dibintangi Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Dian Sastrowardoyo dan lainnya.

Lagu Matilah Kau Mati telah dirilis di seluruh platform streaming digital sejak 31 Juli 2026. Kehadirannya menjadi pembuka menuju penayangan film Laut Bercerita di bioskop tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....