Film Laut Bercerita' Umumkan Pemeran Baru, Ada Ibnu Jamil hingga Arswendy Bening

  • 07 Apr 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film Laut Bercerita merilis daftar pemeran pendukung terbaru, ada Ibu Jamil sebagai Utara Bayu hingga Arswendy Bening Swara sebagai Bapak Wibisana.
  • Film adaptasi novel populer karya Leila S. Chudori ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen di bawah naungan Pal8 Pictures.
  • Mengangkat kisah perjuangan mahasiswa aktivis kelompok Winatra di era Orde Baru, film ini dijadwalkan tayang pada 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film Laut Bercerita kembali mengumumkan jajaran pemerannya, melengkapi deretan nama yang terlibat dalam proyek adaptasi novel Leila S.Chudori. Informasi ini dibagikan melalui akun Instagram resmi @filmlautbercerita.

Sejumlah nama baru diumumkan sebagai pemeran pendukung yang turut memperkuat cerita. Mereka di antaranya Ibnu Jamil sebagai Utara Bayu, dan Arswendy Bening Swara sebagai Bapak Wibisana.

Selain itu ada, Yudi Ahmad Tajudin sebagai Aswin, Landung Simatupang sebagai Pak Broto. Rizky Inggar sebagai Bu Retno, serta Hargi Sundari sebagai Bu Sumatri.

Kehadiran para aktor tersebut menambah daftar pemain yang sebelumnya telah diumumkan. Di antaranya Reza Rahadian, Yunita Siregar, Christine Hakim, serta Dian Sastrowardoyo dan Eva Celia.

Tak hanya itu, film ini juga memperkenalkan kelompok diskusi bernama Winatra yang menjadi bagian penting dalam alur cerita. Seperti Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana dan Yoga Pratama.

Teaser film Laut Bercerita juga telah dirilis sebelumnya. Memperkenalkan Laut dan keluarganya serta kelompok Winatra di masa Orde Baru.

Film ini diproduksi oleh Pal8 Pictures dan disutradarai oleh Yosep Anggi Noen. Sementara itu, Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori bertindak sebagai produser.

Laut Bercerita mengisahkan perjalanan Biru Laut, seorang mahasiswa sastra Inggris yang terlibat dalam gerakan aktivisme bersama teman-temannya. Bersama kelompok Winatra, mereka meyakini bahwa membaca dan menulis merupakan bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

Namun, perjalanan mereka tidak berhenti di situ. Aksi nyata yang mereka lakukan membawa kisah ini pada berbagai peristiwa besar yang sarat makna dan refleksi sosial.

Film ini dijadwalkan tayang pada 2026 dan diharapkan dapat menjangkau generasi baru. Selain itu, film ini juga mengajak penonton untuk kembali merenungkan berbagai isu sosial yang masih relevan hingga saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....