Arbani Yasiz dan Kori Ceritakan Tantangan Syuting '402: Rumah Sakit Angker Korea'
- 07 Jul 2026 03:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arbani Yasiz mendalami karakter Juna melalui diskusi dengan content creator dan influencer.
- Saputra Kori menilai cerita film relevan dengan fenomena media sosial dan budaya mencari validasi.
- Film mendapat apresiasi dari sutradara Gonjiam: Haunted Asylum dan dijadwalkan tayang mulai 9 Juli 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Film ‘402: Rumah Sakit Angker Korea’ menghadirkan pengalaman produksi yang berbeda melalui konsep found footage. Para pemain menjalani proses akting tanpa kameramen dan mengoperasikan kamera sendiri selama syuting.
Proses produksi dilakukan langsung di Korea Selatan dengan pendekatan teknis yang tidak lazim. Seluruh adegan direkam menggunakan kamera gopro yang dipasang pada tubuh masing-masing pemain.
Arbani Yasiz, pemeran Juna mengatakan proses pendalaman karakter dilakukan dengan mempelajari dunia content creator. Ia juga berdiskusi langsung dengan rekan pemain yang berpengalaman di media sosial.
"Untungnya di sini saya punya teman baru Kori dan Hansol yang memang mereka berasal dari Influencer, Youtuber, Content creator. Jadi saya juga banyak nanya sama mereka viewers atau konten tuh seberpengaruh apa sih, kenapa harus dikejar sebegitunya gitu loh,” kata Arbani dalam press conference film 402: Rumah Sakit Angker Korea, di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Ia mengaku sebagian besar adegannya dilakukan seorang diri di dalam tenda. Kondisi tersebut menjadi tantangan baru karena harus membangun interaksi melalui komunikasi radio.
"Gak fair nya, saat mereka syuting adegan-adegan yang kita berantem lewat ht segala macemnya gue ikut mancing. Giliran gue syuting di tenda mereka libur, mereka gak nemenin gue, jadi gue ditinggal sendirian,” ungkapnya.
Sementara itu, Saputra Kori pemeran Adit mengatakan cerita film memiliki kedekatan dengan fenomena media sosial saat ini. Menurutnya, pencarian validasi dan jumlah penonton menjadi bagian penting dalam alur cerita.
"Film ini relate sekali sama kehidupan sosial media sekarang, kalau misalnya untuk saya sendiri pastinya banyak pertimbangan untuk melakukan hal di sosial media. Tapi kalau misalnya melihat secara garis besar, di kehidupan sosial media sekarang itu banyak orang-orang yang bersosial media hanya untuk mendapatkan validasi,” kata Kori.
Kori juga mengungkapkan film ini mendapat apresiasi dari sutradara ‘Gonjiam: Haunted Asylum’ setelah diputar di BIFAN 2026. Penilaian tersebut semakin meningkatkan optimisme tim menjelang penayangan nasional.
Ia menambahkan seluruh pemain mengenakan perangkat kamera berbobot sekitar lima kilogram selama delapan jam setiap hari. Tantangan tersebut dijalani di tengah cuaca musim panas Korea Selatan dengan kostum musim dingin.
Film 402: Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang di bioskop mulai 9 Juli 2026. Produksi ini diharapkan menghadirkan pengalaman horor baru melalui perpaduan teknik sinematik dan cerita yang relevan. (Sarah Maulida Ali)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....