Davina Karamoy Dalami Karakter Dinar lewat Kisah yang Menguras Emosi

  • 27 Jun 2026 08:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali merilis poster dan trailer perdana, serta dijadwalkan tayang di bioskop pada 30 Juli 2026.
  • Davina Karamoy tertarik bergabung karena cerita yang dekat dengan kehidupan dan menantang lewat karakter Dinar yang introvert.
  • Farhan Rasyid mengaku chemistry dengan Davina terbangun secara alami berkat persahabatan mereka sebelum syuting dimulai.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’ merilis poster dan trailer perdana di Travoy Hub, Jakarta. Film drama keluarga itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026.

Film ini dibintangi Davina Karamoy, Farhan Rasyid, Nadzira Shafa, Vonny Anggraini, Bismo Satrio, dan Mazaki Ahmad. Film diproduseri sekaligus ditulis Ali Ghifari, disutradarai Amrul Ummami, serta diproduseri eksekutif Ferly Halim.

"Saya tertarik karena ceritanya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menyentuh hati," kata Davina Karamoy. "Saat membaca skenario, saya langsung merasa film ini memiliki pesan yang sangat kuat," kata Davina Karamoy kepada media saat press conference trailer film ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’ di Travoy Hub, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Davina mengatakan karakter Dinar berbeda dari kepribadiannya dalam kehidupan sehari-hari. Dinar digambarkan sebagai perempuan pendiam, sederhana, dan lebih tertutup.

"Karakter Dinar cukup menantang karena saya tidak se-introvert dirinya. Justru tantangan itu membuat saya semakin ingin memerankan Dinar," ujar Davina

Menurut Davina, hubungan Dinar dengan Mama Endang menjadi kekuatan utama cerita. Kedekatan itu membantunya membangun emosi saat menjalani proses syuting.

"Saya belajar agar tidak mengambil keputusan yang menghilangkan jati diri. Setiap pilihan harus dipikirkan agar tidak berujung penyesalan," kata Davina.

Farhan Rasyid mengaku tidak mengalami kesulitan membangun chemistry dengan Davina selama produksi. Keduanya telah bersahabat sejak beberapa tahun sebelum proyek tersebut.

"Kami memang sudah berteman lama sehingga chemistry terbentuk secara alami. Kami juga sering berdiskusi mengenai karakter dan setiap adegan," ujar Farhan Rasyid.

Farhan menilai Faiz merupakan sosok pekerja keras yang tulus mencintai keluarga. Ia merasa memiliki beberapa kesamaan sifat dengan karakter tersebut.

"Perbedaan terbesar kami adalah Faiz lebih ekstrover, sedangkan saya cukup introvert. Saya berusaha menyesuaikan diri demi menghidupkan karakter Faiz," katanya.

Film ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’ mengangkat tema keluarga, cinta, pengorbanan, dan penyesalan. Kisahnya mengajak penonton menghargai waktu sebelum kesempatan itu benar-benar hilang. (Agnes Claudia Ohoira).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....