'Under the Volcano' Bawa Kisah Krakatau ke Panggung Venesia 2026
- 09 Jun 2026 23:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 'Under the Volcano' terpilih mewakili Indonesia dalam Festival Teater Internasional Venesia 2026 setelah melalui proses kurasi yang ketat.
- Karya yang disutradarai Yusril Katil ini terinspirasi dari Syair Lampung Karam dan mengangkat tragedi letusan Krakatau 1883 melalui perpaduan bahasa lokal, tari, dan silat Minangkabau.
- Menurut Restu Imansari Kusumaningrum, pertunjukan ini menyoroti harapan, solidaritas, dan semangat bangkit bersama setelah bencana.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pertunjukan 'Under the Volcano' mewakili Indonesia di Festival Teater Internasional Venesia 2026. Karya produksi Bumi Purnati Indonesia itu terpilih setelah melalui kurasi ketat festival.
Pementasan disutradarai oleh Yusril Katil dan terinspirasi Syair Lampung Karam karya Muhammad Saleh. Karya tersebut mengangkat tragedi letusan Gunung Krakatau pada 1883.
"Pertunjukan ini adalah perjalanan pulang menuju akar ingatan dan tanah kelahiran saya. Gunung bagi kami bukan latar, melainkan detak kehidupan dan kecemasan yang terus hadir," kata Yusril kepada media di Balai Latihan Kesenian Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam pertunjukan, bahasa lokal diolah menjadi ritme dan bunyi yang hidup. Unsur tersebut berpadu dengan gerak tubuh yang terinspirasi silat Minangkabau.
"Bahasa saya perlakukan sebagai materi fisik yang membawa getaran tanah. Ia memanggil kembali ingatan kolektif tentang bencana dan kehidupan masyarakat," ujarnya
Direktur Artistik sekaligus Produser Independen Bumi Purnati Indonesia, Restu Imansari Kusumaningrum, menilai karya ini berbicara tentang harapan. Menurutnya, bencana tidak hanya menghadirkan penderitaan, tetapi juga solidaritas.
"Anak tangga di panggung menjadi simbol penyelamatan dan perjuangan manusia. Di tengah bencana, selalu ada semangat untuk bangkit bersama," kata Restu
Selain 'Under the Volcano', Bumi Purnati Indonesia juga menampilkan 'Hikayat Perahu/The Tale of Boat'. Kedua karya itu menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia di panggung dunia. (Agnes Claudia Ohoira).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....