Film ‘Foufo’ Tampilkan Kisah Alien Jatuh di Madura, Tretan Muslim jadi Pemeran Utama

  • 07 Jun 2026 16:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film Foufo mengangkat kisah alien yang jatuh di Madura dan berteman dengan keluarga setempat.
  • Disutradarai Bayu Skak, film ini memadukan genre komedi dan fiksi ilmiah.
  • Foufo menjadi debut Tretan Muslim sebagai pemeran utama dan akan tayang pada 9 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rumah produksi Skak Studios bersama Sinemart resmi memperkenalkan film komedi fiksi ilmiah berjudul Foufo. Film garapan Bayu Skak itu menghadirkan premis unik tentang alien yang terdampar di Madura dan bertemu keluarga lokal.

Melalui teaser trailer yang baru dirilis, diperlihatkan sebuah benda asing yang jatuh dari langit dan mengubah kehidupan sejumlah warga Madura. Kehadiran makhluk luar angkasa tersebut menjadi awal dari berbagai peristiwa kocak yang menjadi inti cerita film.

Dalam kisahnya, Muslim yang diperankan Tretan Muslim sedang menghadapi masalah keuangan. Ia berusaha mencari dana untuk melunasi biaya haji sang ibu di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Situasi itu membuat Muslim menerima ajakan temannya, Kacung, untuk mencuri rel kereta api. Bersama Ipul, mereka kemudian menjalankan aksi tersebut pada malam hari.

Namun rencana mereka tidak berjalan mulus. Di tengah aksi pencurian, sebuah benda misterius tiba-tiba jatuh dari langit dan mengalihkan perhatian ketiganya.

Mereka lalu membawa pulang benda asing tersebut tanpa mengetahui apa yang sebenarnya ada di dalamnya. Sesampainya di rumah, benda itu ternyata menyimpan sosok alien yang kemudian mengejutkan seluruh anggota keluarga Muslim.

Teaser poster yang dirilis juga menampilkan karakter utama bernama Foufo, alien yang menjadi pusat cerita film ini. Karakter tersebut digambarkan memiliki kepala besar dengan antena dan ekspresi ramah yang akan menjalin pertemanan dengan tokoh Muslim.

Bayu Skak mengatakan Foufo hadir sebagai upaya menghadirkan warna baru dalam perfilman Indonesia melalui perpaduan genre komedi dan fiksi ilmiah. Menurutnya, ide cerita bermula dari pertanyaan tentang apa yang akan terjadi jika alien jatuh di Madura dan berinteraksi dengan warga setempat.

“Kami ingin membawa sesuatu yang baru di perfilman Indonesia, yakni komedi sci-fi. Cerita awalnya sangat sederhana, bagaimana jika alien jatuh di Madura dan bertemu dengan keluarga Madura? Itu menjadi sesuatu yang unik,” kata Bayu Skak dalam keterangan tertulis.

Film ini diproduseri Bayu Skak bersama Ricky R. Setiawan, dengan David Suwarto bertindak sebagai produser eksekutif. Proses produksinya menggabungkan unsur live action dan animasi untuk menghadirkan karakter alien dalam cerita.

David Suwarto menilai Foufo menawarkan konsep yang berbeda dari kebanyakan film Indonesia. Menurutnya, kombinasi cerita keluarga Madura dengan balutan komedi fiksi ilmiah menjadi daya tarik utama film tersebut.

“Kami melihat ide dan cerita yang unik yang dibawa Bayu Skak, yang membuat Sinemart yakin untuk turut berkolaborasi di film Foufo. Film ini juga akan menjadi penawaran baru yang segar di perfilman Indonesia,” ujar produser eksekutif David Suwarto.

Selain Tretan Muslim, film ini juga dibintangi Habib Jafar, Benedictus Siregar, Mieke Shahir, dan Siti Kamariyah. Menariknya, sebagian besar pemain yang terlibat merupakan hasil proses casting langsung di Madura.

Tretan Muslim mengungkapkan sekitar 80 persen pemeran film ini berasal dari masyarakat lokal dan tidak semuanya memiliki pengalaman sebagai aktor. “Foufo akan menjadi film yang unik karena mempertemukan alien dengan keluarga Madura,” ujar Tretan Muslim.

Film Foufo dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026. Film diharapkan dapat memberikan pilihan bagi penikmat film melalui perpaduan komedi lokal dan elemen fiksi ilmiah

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....