‘Nobody Loves Kay’ Resmi Tayang, Angkat Perjuangan Anak Muda Mengejar Mimpi
- 04 Jun 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Nobody Loves Kay resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
- Terinspirasi dari perjalanan karier ONIC Kairi, film ini mengangkat tema perjuangan meraih cita-cita di dunia esports.
- Dibintangi Bima Azriel, Rey Bong, dan Joshia Frederico, film ini juga menyoroti hubungan keluarga serta persahabatan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Film drama remaja Nobody Loves Kay resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis, 4 Mei 2026. Film ini terinspirasi dari perjalanan jungler ONIC Esports, Kairi, dalam mengejar mimpinya menjadi pemain profesional.
Film tersebut diproduksi oleh ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films. Produksinya juga melibatkan Visinema Pictures sebagai mitra kolaborasi.
Disutradarai Bernardus Raka, Nobody Loves Kay mengangkat kisah perjuangan seorang remaja bernama Kay. Tokoh yang diperankan Bima Azriel itu berusaha mewujudkan cita-citanya menjadi atlet esports profesional.
Perjalanan Kay tidak berjalan mudah karena harus menghadapi berbagai tantangan. Ia juga harus berhadapan dengan keraguan dan kurangnya dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Melalui film ini, penonton diajak melihat perjuangan anak muda dalam menentukan masa depan mereka. Cerita yang dihadirkan juga menyoroti harga yang harus dibayar untuk mewujudkan sebuah impian.
Bernardus Raka mengatakan karakter Kay mewakili banyak anak muda yang kerap dianggap memiliki mimpi tidak realistis. Menurutnya, film ini ingin menunjukkan bahwa setiap mimpi layak diperjuangkan dengan kerja keras dan dedikasi.
Selain mengangkat tema ambisi, film ini juga menyoroti hubungan keluarga dan persahabatan. Konflik yang muncul menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup para karakter.
Dinamika tersebut diperkuat oleh penampilan Rey Bong dan Joshia Frederico. Keduanya memerankan sahabat Kay yang ikut menghadapi berbagai tantangan dalam mengejar tujuan masing-masing.
Bima Azriel mengaku banyak belajar dari karakter yang diperankannya dalam film ini. Menurutnya, pengalaman Kay menggambarkan situasi yang dekat dengan kehidupan banyak anak muda saat ini.
Sementara itu, Rey Bong menilai kekuatan film ini terletak pada hubungan antarkarakter yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia menyebut penonton akan melihat bagaimana ambisi dan ego dapat memengaruhi sebuah persahabatan.
Joshia Frederico mengatakan film ini juga mengajarkan pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat. Namun, tidak semua orang memiliki dukungan yang sama saat berusaha meraih impian mereka.
Sebelum tayang luas, Nobody Loves Kay telah lebih dulu diputar dalam sejumlah gala premiere dan special screening. Film tersebut mendapat respons positif dari penonton yang menilai kisahnya dekat dengan pengalaman generasi muda.
Melalui perpaduan drama keluarga, persahabatan, dan perjuangan meraih cita-cita, Nobody Loves Kay menawarkan kisah yang emosional. Film ini juga mengajak penonton untuk tetap percaya pada mimpi yang ingin mereka wujudkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....