Kemenbud Resmikan Pameran 'Panorámica: Uruguay Exhibition Art' di Galeri Nasional

  • 04 Jun 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kebudayaan meresmikan pameran Panorámica: Uruguay Exhibition Art sebagai bagian peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Uruguay.
  • Menbud Fadli menilai pameran tersebut menjadi sarana pertukaran budaya dan memperkuat hubungan kedua negara melalui bahasa universal seni.
  • Pameran yang berlangsung di Galeri Nasional Jakarta pada 5–28 Juni 2026 menghadirkan karya dua seniman Uruguay, Luis Fabini dan Manuel Rodriguez.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Fadli Zon meresmikan pameran seni rupa Panorámica: Uruguay Exhibition Art di Jakarta. Pameran ini merupakan bagian dari peringatan 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uruguay.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan pameran tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia mengenal ekspresi artistik Uruguay. Berbagai karya yang ditampilkan menghadirkan perspektif mengenai sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Uruguay masa kini.

"Pameran ini memberikan kesempatan berharga bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal ekspresi artistik Uruguay lebih dekat. Melalui lukisan dan narasi visual, pengunjung diajak memahami sejarah, budaya, serta realitas kontemporer masyarakat Uruguay," katanya saat ditemui wartawan usai peresmian pameran Panorámica: Uruguay Exhibition Art, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis malam, 4 Juni 2026.

Ia mengatakan karya seni mampu menjadi bahasa universal yang menghubungkan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dunia. Melalui pendekatan kreatif, seni dapat membangun dialog serta memperkuat hubungan antarmasyarakat lintas negara secara berkelanjutan.

Pameran tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara seniman Indonesia dan Uruguay melalui karya yang ditampilkan. Kehadiran pameran internasional dinilai dapat memperluas pemahaman publik terhadap keragaman budaya dari berbagai negara.

"Pada saat yang sama, pameran ini menunjukkan bahwa kreativitas artistik dapat menjadi bahasa universal yang kuat. Seni mampu menghubungkan masyarakat dari berbagai benua serta mempererat hubungan budaya melalui pemahaman yang lebih mendalam," ujarnya.

Ia menilai penyelenggaraan pameran berlangsung pada momentum positif bagi perkembangan seni rupa Indonesia di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, karya seniman Indonesia semakin banyak mendapat perhatian pada berbagai forum internasional.

Menurutnya, seniman Indonesia terus menunjukkan kontribusi penting dalam percakapan global mengenai identitas dan keberlanjutan budaya. Kehadiran mereka pada berbagai museum, biennale, dan pameran internasional memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem seni dunia.

"Selama dekade terakhir, seni kontemporer Indonesia terus memperoleh pengakuan yang semakin luas di dunia internasional. Seniman Indonesia semakin hadir pada berbagai pameran besar dengan membawa perspektif budaya yang khas dan kuat," ucapnya.

Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Christina Gonzalez, mengatakan pameran ini menjadi momentum penting memperkenalkan budaya Uruguay kepada publik. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan masyarakat kedua negara melalui pertukaran seni dan budaya.

"Melalui seni, kita dapat membangun dialog yang melampui batas geografis dan bahasa. Pameran Panoramica mempresentasikan semangat Uruguay sekaligus menunjukan nilai-nilai universal yang dekat dengan budaya Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, pameran seni rupa Panoramica: Uruguay Exhibition Art dibuka mulai 5-28 Juni 2026 di Galeri Nasional, Jakarta Pusat. Pameran ini mempertemukan dua perupa Uruguay, yaitu Luis Fabini (fotografi) dan Manuel Rodriguez (pelukis).

Pameran tersebut dapat dikunjungi oleh pengunjung dengan harga tiket bervariasi mulai Rp25.000 hingga Rp150.000. Pameran dibuka setiap Selasa-Minggu dengan jam operasional Galeri Nasional Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....