Film Badut Gendong, Charles Gozali Perkuat Drama Villain Emosional

  • 22 Mei 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Charles Gozali menghadirkan villain emosional melalui karakter Darso dan Darsi dalam film Badut Gendong
  • Konflik Darso dan Darsi dibangun dari rasa kehilangan dan luka emosional untuk menghadirkan pendekatan horor yang lebih manusiawi.
  • Produser Linda Gozali menilai kolaborasi Indonesia dan Malaysia membuka peluang besar bagi industri film Asia Tenggara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film Badut Gendong menghadirkan pendekatan horor dengan sentuhan drama emosional yang kuat. Unsur romance Darso dan Darsi menjadi perhatian utama dalam pengembangan cerita film tersebut.

Sutradara Charles Gozali mengatakan hubungan Darso dan Darsi disiapkan sejak awal semesta Kodrat dikembangkan. Karakter keduanya diproyeksikan menjadi lawan emosional bagi Ustadz Kodrat pada masa mendatang.

“Darso dan Darsi memang disiapkan menjadi lawan Ustadz Kodrat setelah trilogi selesai. Kami ingin menghadirkan villain yang emosional dan berbeda dari sebelumnya,” kata Charles Gozali saat konferensi pers film Badut Gendong di Epicentrum XXI, Jumat, 22 Mei 2026

Charles menjelaskan konflik Darso dan Darsi lahir dari rasa kehilangan dan perlawanan hidup. Pendekatan itu membuat karakter terasa lebih manusiawi dibanding sosok villain horor biasa.

“Iblis di Kodrat hadir dengan hitam dan putih yang jelas. Sedangkan Darso dan Darsi hadir melalui perasaan dan luka emosional mendalam,” ujar Charles Gozali

Menurut Charles, kekuatan drama dalam film dipengaruhi latar belakang keluarga mereka di industri perfilman nasional. Orang tuanya dikenal memproduksi film drama dengan emosi yang kuat sejak era 1970-an.

“Kami tumbuh dari tradisi film drama yang kuat sejak kecil. Kerinduan menghadirkan drama sebenarnya sudah lama kami simpan,” kata Charles

Charles menilai Badut Gendong menjadi ruang tepat memperluas semesta horor dengan pendekatan emosional. Drama dimasukkan perlahan agar tetap menyatu dengan nuansa horor utama film tersebut.

“Badut Gendong memberi ruang menghadirkan villain dengan sisi emosional yang kuat. Kami ingin penonton memahami alasan mereka melakukan perlawanan,” katanya

Sementara itu, produser Linda Gozali menyoroti pentingnya kolaborasi besar dalam produksi film tersebut. Ia menyebut keterlibatan banyak eksekutif produser menunjukkan industri perfilman Indonesia semakin diperhatikan.

“Badut Gendong memiliki jumlah eksekutif produser lebih banyak dibanding film sebelumnya. Hal itu menunjukkan industri film Indonesia semakin dipercaya banyak pihak,” kata Linda Gozali

Linda juga mengapresiasi dukungan produser dari Malaysia dalam pengembangan film tersebut. Kolaborasi lintas negara dinilai membuka peluang besar bagi perfilman Asia Tenggara ke depan.

“Kolaborasi Asia Tenggara bisa menghadirkan banyak manfaat bagi industri perfilman. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang pada proyek berikutnya,” ujar Linda

Film Badut Gendong mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia 27 Mei 2026. Film ini dibintangi Marthino Lio, Derby Romeri, Clara Bernadeth, Dayinta Melira, dan Iskak Khivano (Agnes Claudia Ohoira)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....