Simak Hari Besar Nasional, Internasional Diperingati 6 Mei
- 06 Mei 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Tanpa Diet Internasional mengkampanyekan penerimaan tubuh dan bahaya diet ekstrem
- Peringatan tersebut pertama kali dicetuskan Mary Evans Young pada 1992
- Kampanye stroke anak bertujuan meningkatkan deteksi dini dan penanganan cepat
RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 6 Mei diperingati melalui sejumlah momentum internasional yang berkaitan dengan kesehatan dan penerimaan diri. Berbagai peringatan tersebut mengangkat isu penting mulai dari bahaya diet ekstrem hingga kesadaran stroke pada anak.
Berikut sejumlah peringatan internasional yang diperingati setiap tanggal 6 Mei, melansir berbagai sumber:
1. Hari Tanpa Diet Internasional (International No Diet Day)
Hari Tanpa Diet Internasional diperingati setiap 6 Mei sebagai kampanye penerimaan bentuk tubuh dan kesehatan yang lebih seimbang. Peringatan ini pertama kali dicetuskan feminis asal Inggris, Mary Evans Young, pada 1992.
Momentum ini lahir sebagai bentuk penolakan terhadap standar kecantikan yang menuntut tubuh kurus secara berlebihan. Selain itu, kampanye tersebut juga mengingatkan bahaya program diet ekstrem yang tidak sehat bagi tubuh.
Peringatan ini identik dengan simbol pita biru muda yang melambangkan penerimaan diri dan kesadaran kesehatan tubuh. Kampanye tersebut juga mendorong masyarakat memahami pentingnya kesehatan fisik tanpa terpaku standar bentuk tubuh tertentu.
2. Hari Kesadaran Stroke Anak (Pediatric Stroke Awareness Day)
Selain itu, tanggal 6 Mei juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Stroke Anak secara internasional setiap tahunnya. Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko stroke yang dapat menyerang anak-anak.
Banyak masyarakat masih menganggap stroke hanya menyerang orang dewasa dan lanjut usia dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, bayi hingga anak-anak juga memiliki risiko mengalami stroke yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.
Melalui kampanye ini, masyarakat diajak mengenali gejala stroke pada anak sedini mungkin untuk mencegah dampak fatal. Selain itu, tenaga medis dan orang tua diingatkan pentingnya diagnosis cepat dalam penanganan kasus stroke anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....