Kemenbud Apresiasi Next Step Studio Indonesia, Perkuat Diplomasi Film ke Cannes
- 05 Mei 2026 15:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- emerintah melalui Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa inisiatif ini memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Prancis sekaligus membuktikan bahwa kualitas film nasional telah mampu berbicara di level universal.
- Melalui program Next Step Studio Indonesia, sutradara muda seperti Reza Rahadian dan Khozy Rizal berkolaborasi dengan sineas internasional untuk menghasilkan karya yang akan tayang perdana di Critics Week 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Next Step Studio Indonesia sebagai program kolaborasi sinema global di Jakarta. Program ini menjadi bagian dari ekosistem internasional The Factory yang sejak 2013 mendukung lahirnya sineas baru di dunia.
Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan, Irini Dewi Wanti, menyoroti dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan program ini. Ia menyebut peran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kedutaan Besar Prancis, serta Institut Français Indonesia sebagai bentuk kolaborasi yang kuat.
“Melalui Next Step Studio Indonesia, empat sutradara muda Indonesia terlibat dalam proyek lintas negara. Di antaranya Reza Rahadian, Khozy Rizal, dan Reza Fahriyansyah yang akan berkolaborasi dengan sineas internasional,” ujar Irini di Institut Français Indonesia, Jakarta, Selasa 5 Mei 2026.
Kolaborasi tersebut menghasilkan film pendek yang dijadwalkan tayang perdana dalam ajang Critics Week 2026. Program ini membuka peluang bagi talenta muda Indonesia untuk menembus jaringan industri film global.
Irini menegaskan, inisiatif ini tidak hanya berfokus pada karya film. Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Prancis.
“Inisiatif ini tidak hanya membuka peluang bagi talenta muda Indonesia untuk menembus jaringan industri global tetapi juga memperkuat diplomasi budaya,” katanya. Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan semangat Deklarasi Borobudur yang mendorong kerja sama budaya lintas negara.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendukung program yang memberi ruang bagi generasi baru sineas Indonesia. “Next Step Studio Indonesia menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian penting dari ekosistem cinema global yang dinamis, kreatif, dan berpengaruh,” ucapnya
Ketua Badan Perfilman Indonesia, Fauzan Zidni, turut menyoroti makna kehadiran karya Indonesia di panggung internasional. Ia menilai hal ini bukan sekadar representasi, melainkan bukti bahwa karya anak bangsa mampu menembus batas global.
“Kehadiran ini bukan sekadar representasi, melainkan konfirmasi bahwa karya anak bangsa telah melampaui batas-batas geografi. Serta bahkan berbicara dalam bahasa sinema yang universal,” ujarnya.
Fauzan menambahkan, ajang Cannes bukan hanya festival film semata. Menurutnya, Cannes merupakan ruang strategis yang mempertemukan karya terbaik dengan peluang pasar terbesar di dunia.
Ia menilai kehadiran sinema Indonesia di panggung tersebut membuka ruang dialog yang lebih luas. Tidak hanya sebatas pemutaran film, tetapi juga peluang kolaborasi jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....