Kiesha Alvaro dan Callista Arum Ungkap Tantangan Film 'Tumbal Proyek'
- 24 Apr 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Callista Arum alami adegan emosional hingga menangis usai syuting
- Kiesha Alvaro belajar operasikan ekskavator demi perankan pekerja
- Para aktor dalami mitos tumbal pembangunan lewat naskah yang kuat
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor muda berbakat Kiesha Alvaro dan Callista Arum bercerita soal pengalamannya bermain film horor berjudul 'Tumbal Proyek'. Mereka terpilih memerankan karakter utama dalam proyek sinema terbaru garapan Sutradara Jeropoint.
Callista Arum mengakui bahwa memerankan sosok Laras adalah pengalaman yang sangat menantang bagi kondisi mental dan juga emosinya. Ia merasakan ada satu adegan religius yang sangat mendalam hingga membuatnya terus menangis meskipun proses syuting telah selesai.
“Ada satu adegan yang menguras emosi banget, pokoknya lagi berdoa dan itu sangat menguras emosi banget. Karena setelah cut pun aku kayak masih nangis gitu karena terbawa suasana dalam naskah yang sangat kuat,” kata dia saat presscon di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Bintang muda ini juga bercerita tentang ketakutannya terhadap mitos pembangunan jembatan yang sering ia dengar sejak masa kecil. Meskipun awalnya skeptis, naskah film ini berhasil membuat imajinasinya membayangkan kengerian jika tumbal tersebut benar-benar nyata ada di dunia.
“Wah ini serem, karena aku kebetulan dari kecil sering denger kata-kata tumbal proyek di lingkungan sekitar. Tapi emang aku tuh tipikal yang harus lihat sendiri baru aku bisa percaya hal-hal yang berbau mistis,” ujarnya.
Kiesha Alvaro sebagai pemeran Yudha langsung merasa terpikat sejak pertama kali membaca skenario film yang sangat unik ini. Ia bahkan menyempatkan diri berdiskusi panjang lebar melalui telepon dengan sutradara guna membedah karakter Yudha yang sangat kompleks.
“Di awal saya dapat tawaran film ini, ketika saya baca script saya suka dan memutuskan untuk ngobrol. Pak Jero bener-bener menjelaskan di telepon itu sampai mungkin setengah jam atau sejam kita teleponan mendalami peran,” ucap dia.
Karakter Yudha diceritakan berangkat dari kondisi hati yang kosong hingga perlahan terisi seiring berjalannya berbagai peristiwa di proyek. Demi mendalami perannya tersebut, putra sulung Pasha Ungu ini harus berurusan langsung dengan berbagai macam alat-alat konstruksi bangunan.
“Saya belajar nyemen di film ini, saya belajar nyangkul, pokoknya semua perkakas yang nggak pernah saya sentuh. Saya sentuh di film ini untuk memastikan bahwa akting saya sebagai pekerja proyek terlihat sangat nyata sekali,” kata dia.
Tidak hanya alat kecil, Kiesha juga merasa sangat tertantang saat harus belajar mengoperasikan alat berat berupa mesin ekskavator raksasa. Pengalaman unik tersebut sempat membuat para kru di lokasi syuting merasa khawatir akan keselamatan mereka saat mesin mulai berjalan.
“Saya bawa ekskavator, yang dimana ketika saya bawa, semua kru kayak siap-siap lari gitu kayak takut,” ujar Kiesha. "Takut tiba-tiba kebablasan atau apa pada saat syuting tapi Alhamdulillah semuanya aman-aman saja tanpa ada kendala."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....