Film 'Keluarga ‘Suami Adalah Hama’ Rilis Teaser, Ceritakan Konflik Rumah Tangga

  • 12 Apr 2026 11:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film 'Keluarga Suami Adalah Hama' resmi merilis teaser trailer dan poster, dijadwalkan tayang 21 Mei 2026.
  • Cerita berfokus pada tekanan istri yang tinggal dengan keluarga suami, serta beban finansial yang memicu konflik.
  • Film ini diangkat dari karya Aditya Santana yang sebelumnya meraih lebih dari 100 juta penayangan.

RRI.CO.ID, Jakarta - VMS Studio bersama Umbara Brothers Film merilis teaser trailer dan poster film Keluarga Suami Adalah Hama. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026.

Film ini diproduksi Tony Ramesh dan disutradarai Anggy Umbara. Proyek tersebut juga melibatkan Adsfort sebagai mitra produksi.

Raihaanun dan Omar Daniel bereperan sebagai karakter utama. Selain itu hadir juga, Meriam Bellina, Jeremie Moeremans, dan Sitha Marino.

Teaser menampilkan kehidupan seorang istri yang tinggal bersama keluarga suaminya. Ia harus mengurus rumah tangga sekaligus merawat mertua.

Di balik itu, terlihat tekanan emosional yang cukup berat. Situasi makin rumit saat suaminya menanggung beban finansial keluarga.

Kondisi tersebut membuat hubungan rumah tangga mereka mulai goyah. Konflik muncul bukan dari orang ketiga, melainkan campur tangan keluarga.

Produser Tony Ramesh mengatakan film ini mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan. Ia ingin menghadirkan konflik yang relevan dengan banyak orang.

“Kali ini kami ingin menyoroti dinamika hubungan suami istri yang menghadapi cobaan bukan dari orang ketiga. Tapi justru dari keluarga yang terlalu ikut campur,” katanya Tony dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis 9 April 2026.

Raihaanun mengaku perannya cukup menantang secara emosional. Ia harus menggambarkan tekanan yang sering dialami seorang istri.

“Film ini akan membuka banyak mata masyarakat tentang betapa pentingnya memberikan ruang yang aman dan komunikasi untuk istri. Sehingga para istri tidak merasa ditinggalkan dan seperti berjuang sendirian di dalam rumah tangga,” katanya.

Film ini diadaptasi dari karya pendek Aditya Santana. Versi sebelumnya telah ditonton lebih dari 100 juta kali di Noice.

Sutradara Anggy Umbara menyebut cerita ini dekat dengan realitas sosial. Ia ingin menghadirkan konflik yang lebih dalam di versi panjang.

“Sebuah cerita yang sangat berani, dekat dengan kehidupan nyata di sekitar kita, dan menggugat apa yang masih banyak terjadi di masyarakat. Itu pula yang menjadi titik ketertarikan saya saat akan menggarap film ini,” ujar sang sutradara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....