'The King’s Warden' Jadi Film Terlaris Korea dalam Satu Dekade, Tembus 16 Juta Penonton
- 11 Apr 2026 12:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film The King’s Warden mencatat 16.283.970 penonton dan menjadi hit box office terbesar Korea dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir
- Capaian tersebut mengantarkan film ini melampaui Extreme Job dan menempati posisi kedua film Korea terlaris sepanjang masa
- Rekor tertinggi masih dipegang The Admiral: Roaring Currents, sementara “The King’s Warden” telah menjadi film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah
IqRRI.CO.ID, Jakarta - Film 'The King’s Warden' resmi menjadi hit box office terbesar Korea Selatan dalam lebih dari satu dekade terakhir. Pencapaian ini diumumkan setelah film tersebut mencatat jumlah penonton yang sangat tinggi secara nasional.
Dewan Film Korea mengumumkan total penonton film tersebut telah mencapai angka signifikan, Sabtu, 11 April 2026. Hingga pagi hari, jumlah penonton tercatat sebanyak 16.283.970 orang di seluruh jaringan bioskop Korea Selatan.
Dengan capaian tersebut, 'The King’s Warden' melampaui popularitas film hit tahun 2019 berjudul 'Extreme Job'. Film ini kini menempati posisi kedua sebagai film Korea dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa.
Sementara itu, posisi pertama masih ditempati oleh film blockbuster tahun 2014 berjudul ‘The Admiral: Roaring Currents’. Film tersebut sebelumnya mencatat total 17.613.682 penonton selama masa penayangan penuh di bioskop Korea Selatan.
Selain mencetak rekor jumlah penonton, 'The King’s Warden' juga telah meraih pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perfilman Korea. Pencapaian tersebut telah dikonfirmasi sejak bulan lalu, menegaskan kesuksesan komersial film secara menyeluruh.
| Baca juga: Berikut Link Menonton Film Korea ‘Good News’ |
Film ini mengisahkan seorang penjaga kerajaan yang bertugas melindungi raja dari ancaman kudeta dan konflik politik internal yang memanas. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, ia harus tetap setia meskipun menghadapi pengkhianatan dari lingkungan terdekatnya.
Alur cerita berkembang ketika sang penjaga dihadapkan pada pilihan sulit antara menjalankan tugas atau menyelamatkan dirinya sendiri. Konflik emosional, strategi politik, dan aksi intens memperkuat kisah pengorbanan demi menjaga stabilitas kerajaan tetap utuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....