Aming Ungkap Proses Pendalaman Karakter Tokek di Film 'Ghost in the Cell'

  • 09 Apr 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aming menjelaskan proses pendalaman karakter Tokek dilakukan secara detail bersama sang sutradara Joko Anwar.
  • Selain arahan sutradara, Aming juga memanfaatkan pengalaman pribadi, termasuk menggali memori dan emosi masa lalu, untuk memperkuat karakter.
  • Perpaduan antara arahan, diskusi kreatif, dan latar belakang karakter membuat sosok Tokek tampil kuat sekaligus humoris di film 'Ghost in the Cell'.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor Aming mengungkap proses pendalaman karakter Tokek yang ia perankan dalam film Ghost in the Cell. Ia menyebut, eksplorasi karakter dilakukan secara detail bersama sutradara Joko Anwar.

Aming menjelaskan, Joko telah menyiapkan character sheet untuk setiap tokoh sejak awal. Hal ini menjadi dasar bagi para pemain dalam memahami karakter yang akan mereka perankan.

Menurutnya, Joko Anwar juga membuka ruang diskusi dengan para aktor untuk mengembangkan karakter lebih dalam. Pendekatan ini membantu pemain menemukan interpretasi yang sesuai dengan visi sutradara.

“Abang (Joko Anwar) juga terbuka untuk diskusi gimana cara mengembagkan karakternya. Untuk bisa lebih dapet dari apa yang dimau sesuai dengan sama si Abang,” ujar Aming dalam press conference film Ghost in the Cell di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis 9 April 2026.

Selain arahan dari sutradara, Aming turut memasukkan pengalaman pribadi dalam membentuk karakter Tokek. Ia menyebut proses tersebut melibatkan upaya menggali memori dan pengalaman masa lalu.

“Penegasan karakternya dimana itu juga sedikit banyak based on my personal experience. Salah satunya kaya manggil trauma-trauma masa lalu gitu, itulah makanya kenapa bisa se-exploratif itu,” katanya.

Ia menambahkan, latar belakang karakter juga menjadi faktor penting dalam memperkuat penokohan. Hal ini membuat karakter Tokek terasa lebih hidup sekaligus memiliki sisi humor yang kuat.

Menurut Aming, perpaduan antara arahan sutradara, diskusi kreatif, dan pengalaman personal menjadi kunci dalam menghadirkan karakter yang eksploratif. Ia menilai, proses tersebut berhasil membuat karakter Tokek tampil sesuai dengan harapan dalam film.

“Karena ada banyak faktor yang membuat Tokek selucu itu. Aspek-aspek tadi yang saya sebutkan yang membuat karakternya bisa sangat menjadi hidup seperti apa yang diharapkan oleh sutradara,” ucapnya.

Selain Aming, film ini juga dibintangi Abimana Aryasatya, Bront Palarae, dan Arswendy Bening Swara. Kemudian, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Kiki Narendra, Rio Dewanto, serta Tora Sudiro.

Film produksi Come and See Pictures ini bekerja sama dengan RAPI Films, Legacy Pictures, serta Barunson E&A. Ghost in the Cell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....