Wamen PPPA Buka Pameran Seni "Indonesian Woman Artist #4: On The Map"
- 10 Apr 2026 01:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meresmikan pameran "Indonesian Woman Artist #4: On The Map" di Galeri Nasional Indonesia.
- Wakil Menteri PPPA menekankan perlunya dukungan pemerintah dalam penyediaan platform promosi serta langkah afirmatif bagi seniman perempuan.
- Pameran seni tersebut dibuka untuk umum dengan harga tiket masuk sebesar 50.000 rupiah untuk dewasa dan 25.000 rupiah untuk pelajar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membuka pameran seni "Indonesian Woman Artist #4: On The Map". Acara tersebut berlangsung di lokasi Galeri Nasional Indonesia Jakarta Pusat pada Kamis, 9 April 2026.
Pameran tersebut dilaksanakan sebagai agenda khusus untuk menyambut peringatan Hari Perempuan Sedunia dan momen Hari Kartini. Kementerian menilai pameran tersebut sebagai wujud dukungan penuh negara untuk seluruh karya kreatif para perupa perempuan.
"Kalau tidak ada afirmatif action untuk perempuan, maka perempuan tidak akan pernah punya ruang dalam berkarya," kata Wakil Menteri PPPA Veronica Tan.
Veronica Tan menegaskan pentingnya langkah afirmatif agar perempuan bebas berkarya dan terus berekspresi. Ia sangat mengapresiasi pihak Cemara 6 Galeri yang konsisten menginisiasi kegiatan pameran sejak awal acara digelar.
Menurutnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak menjadi faktor utama pendorong kemajuan karya perupa perempuan di tanah air. Negara wajib menyediakan platform galeri untuk media promosi sekaligus sebagai penguat identitas seluruh hasil karya seniman.
"Kalau tidak dibantu pemerintah menyediakan platform, para perupa akan sulit berjalan sendiri, terutama dalam hal branding dan promosi," ucapnya.
Kehadiran Galeri Nasional Indonesia dalam acara itu menjadi wujud nyata bentuk dukungan konkret negara bagi perempuan seniman. Kolaborasi yang terjalin erat antara pemerintah dengan para pelaku seni diharapkan mampu membuka akses panggung secara luas.
Kepala Cemara 6 Galeri Inda Citraninda Noerhadi menekankan arti kesinambungan lintas generasi bagi perkembangan seni rupa. Keberadaan rangkaian acara panjang ini ditujukan demi memberikan penguatan ruang berekspresi yang konsisten bagi seluruh seniman.
"Indonesian Women Artists (IWA) ini sejak awal menjadi platform untuk melihat pendalaman artistik. Dan pencapaian proses kreatif perempuan, dari generasi senior hingga yang muda," ujar Inda Citraninda Noerhadi.
Inda menerangkan ajang ini memantau proses kreatif perempuan dimulai dari jenjang senior sampai kepada yang muda. Perhelatan pertama dari pameran tersebut sudah terlaksana tahun 2007 sebelum dilanjutkan gelaran kedua pada tahun 2019.
Kondisi perkembangan dunia seni rupa perempuan saat periode 2007 sampai 2019 dinilai masih belum banyak menunjukkan pertumbuhan. Selanjutnya pameran ketiga dilaksanakan pada tahun 2022 lalu dengan menampilkan para seniman yang telah konsisten berkarya.
Masyarakat antusias terhadap ajang sebelumnya sehingga penyelenggara kembali menggelar kegiatan seni pada bulan April tahun ini. Seluruh pengunjung pameran tersebut dapat memberikan apresiasi langsung terhadap beragam karya di lokasi Galeri Nasional Indonesia.
Pengelola membebankan biaya masuk IWA #4 untuk pengunjung dewasa sebesar Rp50.000 sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pameran tersebut. Sedangkan kategori bagi pelajar dan mahasiswa hanya membayar Rp25.000 untuk masuk area galeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....