Teknologi Canggih pada Film ‘Pelangi di Mars’ Jadi Pengalaman Baru bagi Messi Gusti

  • 14 Mar 2026 02:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemeran utama film 'Pelangi di Mars' Messi Gusti mengungkapkan pengalaman barunya bermain film dengan penggunaan teknologi canggih. Ia mengatakan proyek tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan film lainnya karena menggunakan konsep sci-fi dan teknologi visual.

“Ini sesuatu yang baru untuk aku, karena aku belum pernah, film sebelumnya aku belum pernah yang kaya gini. Pake sci-fi, pake teknologi yang canggih dan amazing banget, jadi itu menambah pengalaman aku,” katanya dalam press screening dan konferensi pers film ‘Pelangi di Mars’ di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Sabtu, 14 Maret 2026.

Messi menyebut penggunaan teknologi visual serta latar dunia Mars membuat proses produksi terasa unik sekaligus menambah pengalaman aktingnya. Proses produksi tersebut menjadi pengalaman baru karena sebelumnya belum pernah terlibat dalam film dengan konsep seperti itu.

Proses interaksi dengan robot dalam film dilakukan melalui tahap motion capture sebelum pengambilan gambar menggunakan teknologi XR. Proses workshop dan latihan sebelumnya membantu membangun 'chemistry' sehingga ia dapat membayangkan keberadaan robot saat proses syuting berlangsung.

“Jadi chemistry-nya kebangun, sering bercanda bareng. Jadi pas shooting XR, aku udah bisa ngebayangin kalau ada mereka disitu,” ucapnya.

Sutradara ‘Pelangi di Mars’ Upie Guava mengungkapkan film tersebut memerlukan proses pengembangan teknologi dan tim sejak awal. Pembuatan film bahkan harus dimulai dengan membangun infrastruktur produksi serta mempelajari teknologi baru terlebih dahulu.

“Kita bangun pabriknya. Kita belajar dari nol, ngebentuk tim di mana teknologi ini tuh gak ada sekolahnya,” ujarnya.

Upie menjelaskan sebagian besar anggota tim mempelajari teknologi tersebut secara mandiri karena belum tersedia pendidikan khusus di Indonesia. Banyak anggota tim belajar melalui internet serta mencari referensi dari pelaku industri serupa di luar negeri.

Pengalaman tersebut membuat tim produksinya menjadi salah satu pihak yang lebih awal mengadopsi teknologi tersebut. Ia menilai langkah itu penting agar industri kreatif Indonesia tidak selalu tertinggal dalam mengikuti perkembangan teknologi produksi global.

Ia mengatakan ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui karya film yang memiliki nilai literasi fiksi ilmiah. Ia berharap keberhasilan film ini menjadi langkah awal mengembangkan semesta cerita 'Pelangi di Mars' di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....