Dara 2NE1 Buka Suara Soal Tudingan Kasus Narkoba oleh Rekan Segrupnya

  • 05 Mar 2026 14:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Member girl group legendaris 2NE1, Sandara Park atau Dara, akhirnya buka suara setelah dituding terlibat kasus narkoba oleh rekan satu grupnya, Park Bom. Dara dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menegaskan dirinya tidak pernah menggunakan narkoba.

Kontroversi ini bermula dari unggahan Park Bom di media sosial pada 3 Maret 2026. Dalam surat tulisan tangan yang diunggahnya, Park Bom mengklaim dirinya pernah dijadikan kambing hitam untuk menutupi dugaan kasus narkoba Sandara Park.

Dalam unggahan tersebut, Park Bom menulis, “Sandara Park tertangkap karena penyalahgunaan narkoba dan untuk menutupinya, mereka menjadikan saya kambing hitam, membuat saya tampak seperti pengguna narkoba.” Pernyataan ini langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar.

Tak cuma Dara 2NE1 yang disebut-sebut dalam tudingannya, nama-nama seperti pendiri YG Entertainment Yang Hyun Suk, yang merupakan agensi 2NE1, CL, dan produser Teddy turut terlibat. Nama-nama tersebut secara gamblang ditulis Park Bom dalam surat yang diunggah di Instagramnya.

“Kuharap YG Entertainment, Yang Hyun Suk, Teddy dan Lee Chae Rin akan berhenti melaporkan kepada pihak berwenang bahwa Park Bom menggunakan obat melebihi dosis yang diresepkan. Obat yang sudah hampir 30 tahun tidak ia konsumsi," kata Park Bom.

Menanggapi tudingan itu, Dara segera memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan tidak pernah terlibat dalam penggunaan narkoba.

“Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya harap dia tetap sehat.” ujarnya dalam unggahan sosial medianya. Pesan tersebut juga diartikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Park Bom.

Meski membantah keras tudingan tersebut, Dara memilih menanggapi situasi dengan nada relatif tenang. Ia bahkan menyampaikan harapan agar Park Bom dalam keadaan baik, di tengah ramainya spekulasi publik terkait kondisi kesehatan rekan segrupnya itu.

Selain pernyataan pribadi Dara, pihak terdekatnya juga memberikan klarifikasi kepada media Korea. Mereka menegaskan bahwa tuduhan yang dilontarkan Park Bom tidak memiliki dasar fakta.

Seorang kenalan dekat Dara mengatakan kepada media bahwa tuduhan narkoba yang dilayangkan oleh Park Bom sama sekali tidak berdasar. Pernyataan itu memperkuat bantahan Dara klaim yang beredar di media sosial.

Tudingan Park Bom sendiri disebut-sebut berkaitan dengan kontroversi lama yang menimpanya pada 2014. Saat itu, ia sempat menjadi sorotan setelah diketahui mengirim obat Adderall dari Amerika Serikat ke Korea Selatan, yang mengandung zat amfetamin dan diklasifikasikan sebagai psikotropika di negara tersebut.

Sampai sekarang, unggahan Park Bom yang memicu kontroversi tersebut telah dihapus dari media sosial. Namun isu ini sudah terlanjur menyebar luas dan memicu perdebatan di kalangan penggemar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....