Nostalgia Tujuh Tahun Film Horor Komedi Setannya Cuan
- 28 Feb 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Film horor komedi Setannya Cuan akhirnya siap menyapa penonton. Diproduksi sekitar tujuh tahun lalu, film ini menjadi momen nostalgia para pemain, Candil, Gabriela Desta, dan Yuyun Sukowati.
Mengusung latar desa dengan nuansa era 1970-an, memadukan unsur mistis, komedi, hingga aksi perkelahian yang tak terduga. Penyanyi, Candil mengaku sudah agak lupa detail awal keterlibatannya karena jarak waktu produksi yang cukup lama.
Namun, Candil tertarik setelah membaca naskah yang menurutnya seru dan berbeda. Dalam film ini, ia memerankan seorang dukun dengan karakter unik seram sekaligus kocak.
"Tak hanya membaca mantra dan membakar kemenyan, tokoh dukun ini juga terlibat dalam adegan laga. Awalnya saya pikir adegan fighting itu mudah, ternyata cukup bikin pegal,” ujar Candil saat ditemui awak media dalam acara Gala Premiere Setannya Cuan, Epicentrum XXI, Sabtu, 28 Februari 2026.
Meski Candi pernah terlibat dalam film laga sebelumnya, pengulangan adegan dari berbagai sudut kamera membuat fisiknya terkuras. Bahkan, ia sempat kesulitan menjaga napas sambil tetap melafalkan dialog.
Berbeda dengan Candil, Gabriela Desta lebih banyak tampil dalam dinamika trio ibu-ibu desa. Ia memerankan Nenden, sosok yang gemar berkumpul dan berbincang bersama warga lain.
Meski karakter tersebut identik dengan gosip, Gabriela menanggapinya dengan santai. Menurutnya, itu lebih kepada “transfer informasi” ketimbang ghibah.
"Tantangan terbesarnya justru terletak pada penggunaan bahasa Sunda. Sebagai orang Bali, saya harus menyesuaikan logat dan pelafalan agar sesuai dengan setting cerita," ujar Gabriela Desta saat ditemui awak media dalam acara Gala Premiere Setannya Cuan, Epicentrum XXI, Sabtu, 28 Februari 2026.
Beberapa adegan bahkan harus diulang berkali-kali demi memastikan dialog terdengar natural. Salah satu momen paling menantang bagi Gabriela Desta adalah adegan yang melibatkan api, seperti yang terlihat dalam trailer.
Proses syuting yang berlangsung tujuh tahun silam kini terasa seperti membuka kembali album kenangan. Balutan horor komedi dan sentuhan era 70-an, tak hanya menawarkan kisah mistis, tetapi juga adegan yang mengundang tawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....