Shabrina Idol: dari Warung Bubur ke Juara Idol

  • 21 Des 2025 19:22 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Dalam podcast Agak Laen Official, Leanor atau Shabrina—nama panggung Sabrina Leonita—berbagi cerita perjalanan hidupnya dengan gaya santai dan humor khas logat Batak-Melayu Belitung.

Kisahnya berawal dari masa kecilnya di Belitung, di mana ibunya berjualan bubur. “Pak Ahok, kalau pagi-pagi sarapan bubur di tempat ibuku. Panggung pertama aku tuh yang ngasih Pak Ahok.”

Di sinilah hubungan keluarganya dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bermula. Ahok yang kala itu menjabat Bupati sering sarapan bubur di warung ibunya dan mengundang sanggar musik keluarga Sabrina untuk tampil di acara resmi, yang menjadi panggung pertamanya di usia 5 tahun.

Setelah lulus SMA, Sabrina memenangi lomba nyanyi nasional dan mendapat beasiswa ke ISI Yogyakarta. Namun, ia hanya bertahan 3 bulan karena tidak cocok dengan teori notasi. Ia memutuskan merantau ke Jakarta dan bekerja dari bawah di sebuah stasiun TV lokal, sambil terus mengikuti berbagai kompetisi menyanyi.

Ia berhasil menjadi Juara Karaoke World Championship Indonesia 2021 dan tampil di babak dunia di Norwegia (2022). Awalnya, ia kesulitan mendapat pekerjaan dan harus mempromosikan diri sendiri ke kafe dan acara pernikahan dengan strategi “marketing mamak”.

Motivasinya mengikuti Indonesian Idol adalah agar sang ibu bisa menyaksikannya di TV. Namun, ibunya meninggal dunia saat masa karantina. Tekanan mental selama kompetisi menyebabkan ia mengalami pembengkakan pita suara selama 6 bulan, yang akhirnya sembuh setelah kompetisi usai. Kini, ia telah merilis single ketiganya berjudul “Sembuh Kembali”.

Di balik layar, Sabrina dikenal dengan logat Bataknya yang kental. Namun, ia dengan sadar menjaga image-nya di depan kamera sebagai figur publik. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa mimpi bisa diraih dengan ketekunan dan dukungan keluarga, sekalipun dimulai dari warung bubur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....