Alat Musik Khas Jawa Tengah
- 02 Nov 2024 04:59 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung: Jawa tengah merupakan salah satu provinsi yang cukup luas di pulau Jawa, yang memiliki ciri khas seni dan budaya yang unik, termasuk alat musik tradisional.
Alat musik khas Jawa tengah, diantara nya:
1. Bonang
Bonang merupakan alat musik pukul khas Jawa Tengah yang dibuat dari kuningan, besi, atau perunggu. Untuk memainkannya, dibutuhkan sebuah pemukul khusus yang terbuat dari kayu yang sudah dilapisi dengan karet atau kain.
Bonang terbagi menjadi dua jenis berdasarkan ukurannya. Yang pertama adalah bonang barung yang ukurannya lebih besar dan bonang penerus yang ukurannya lebih kecil.
2. Demung
Demung merupakan alat musik tradisional dari Jawa Tengah yang menjadi bagian dari keluarga balungan. Demung dalam pagelaran musik gamelan dibagi menjadi dua jenis, yakni demung bernada pelog dan demung bernada slendro.
Uniknya, walaupun memiliki bentuk yang cukup besar, demung justru memiliki nada dengan oktaf terendah dibanding alat musik balungan lainnya. Alat musik yang satu ini terbuat dari logam kuningan dan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul khusus.
3. Kenong
Kenong merupakan satu-satunya alat musik khas Jawa Tengah yang dimainkan dengan satu alat pemukul saja. Biasanya, alat musik ini berperan sebagai penentu batas-batas gatra dan menegaskan irama.
Dibanding alat musik gamelan lainnya, kenong adalah alat musik dengan tubuh yang paling “gemuk”. Bentuknya pun cukup unik, karena tidak seperti gong yang lebar dan pipih, kenong berbentuk lebih besar dan mampu mengeluarkan suara yang rendah namun nyaring.
Ketika dimainkan, alat musik ini mengeluarkan suara yang terdengar “ning-nong”, sehingga masyarakat Jawa menyebutnya sebagai Kenong.
4. Siter
Mirip seperti demung, Siter juga termasuk alat musik dengan bunyi yang bernada pelog serta slendro. Hanya saja, siter mempunyai 11 hingga 13 pasang senar dan dimainkan dengan cara dipetik.
Senar-senar siter dimainkan menggunakan ibu jari, sementara jari yang lain bertugas menahan getaran saat senar lain dipetik. Biasanya, alat musik tradisional yang satu ini mempunyai panjang sekitar 30 cm dan dimasukan ke dalam sebuah kotak yang menjadi resonatornya.
5. Gambang
Alat musik khas Jawa Tengah yang selanjutnya adalah Gambang dan termasuk ke dalam instrumen orkes gambang rancag serta gambang kromong. Alat musik ini mempunyai 20 buah bilah yang dibuat dari bambu atau kayu.
Bilah-bilah inilah yang menjadi sumber suaranya. Sementara itu, bentuk resonatornya persis seperti perahu dengan beberapa bilah kayu nada berbentuk persegi empat tipis di bagian atas bibirnya. Lalu di bagian ujung pangkalnya terpancang bentuk piramid yang menjadi penutup bagian tersebut.
Bilah-bilah gambang ini biasanya dibuat menggunakan kayu jati. Setiap bilah mempunyai nada sendiri berdasarkan ukurannya. Bilang yang paling panjang dan lebar mempunyai nada paling rendah dan bilang yang pendek, tebal, sempit mempunyai nada paling tinggi.
6. Gender
Gender adalah alat musik khas Jawa Tengah yang bentuknya mirip seperti slenthem dan gangsa yang ada pada gamelan Bali. Gender mempunyai 10 sampai 14 bilah kuningan yang digantung pada berkas, di atas resonator yang terbuat dari seng atau bambu.
7. Gamelan
Gamelan merupakan ansambel musik yang sangat menonjolkan metalofon, gong, gambang, dan juga gendang. Istilah gamelan sendiri merujuk pada alat-alatnya yang merupakan satu kesatuan utuh ketika dibunyikan bersama-sama.
Gamelan diambil dari bahasa Jawa “gamel” yang berarti menabuh atau memukul, kata tersebut ditambahkan dengan akhiran “-an” yang menjadikannya sebagai kata benda. Musik pada gamelan Jawa Tengah umumnya berasal dari perpaduan bunyi kenong, gong, serta alat musik yang lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....