Peristiwa 11 Oktober, Peluncuran Apollo VII, Misi Luar Angkasa Berawak
- 12 Okt 2024 07:09 WIB
- Baubau
KBRN Baubau: Tanggal 11 Oktober 1968 adalah hari ketika Apollo VII lepas landas dari Kompleks Peluncuran 34 milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA, menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Apollo.
Dilansir dari NASA, mereka menujuk astronot Wally Schirra, Donn Eisele, dan Walt Cunningham dalam misi ini.
Kapten Walter M. Schirra, Jr. merupakan salah satu dari tujuh astronaut NASA pertama yang ditunjuk pada bulan April 1959. Ia merupakan satu-satunya astronot yang terbang ke luar angkasa menggunakan wahana antariksa Mercury, Gemini, dan Apollo, dengan total waktu tempuh 295 jam dan 15 menit di luar angkasa.
Dipilih pada tahun 1963, Cunningham menjadi anggota kelas astronot ketiga NASA. Cunningham pensiun dari Korps Marinir dengan 4.500 jam waktu pilot, termasuk 263 jam di luar angkasa. Apollo 7 adalah penerbangan luar angkasa pertamanya dan satu-satunya.
Kolonel Donn F. Eisele merupakan salah satu dari kelompok ketiga astronot yang dipilih oleh NASA pada bulan Oktober 1963. Ia terbang pada penerbangan berawak pertama program Apollo dan menjadi Pilot Modul Komando cadangan untuk Apollo X. Kolonel Eisele mencatat 260 jam di luar angkasa.
Saturn IB atau wahana peluncur milik NASA itu, dalam peluncuran uji coba pertamanya dengan manusia di dalamnya memberikan peluncuran yang sempurna. Begitu kendaraan itu meninggalkan landasan peluncuran, tim kontrol misi di Houston yang dipimpin oleh direktur penerbangan Glynn Lunney, Gene Kranz, dan Gerry Griffin mengambil alih. Tahap pertama Saturn terpisah lebih dari 2 menit setelah lepas landas, yang memungkinkan tahap kedua S-IVB segera mengambil alih. Lebih dari 10 menit setelah peluncuran, Apollo 7 mencapai orbit elips 140 kali -183 mil di atas Bumi.
Sistem beroperasi secara normal, tetapi kru mengalami ketidaknyamanan fisik. Sekitar 15 jam setelah penerbangan, Schirra terserang flu berat, dan Cunningham serta Eisele segera mengalami hal yang sama. Flu sudah cukup tidak nyaman di darat, tetapi dalam kondisi tanpa gravitasi, hal itu menimbulkan masalah yang berbeda.
Pesawat ruang angkasa itu bekerja selama kurang lebih hampir 11 hari, dari perjalanan ke bulan dan kembali ke bumi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....