Masyarakat Diajak Mengimani 3 Ikrar Kebudayaan
- 12 Nov 2025 17:20 WIB
- Gunung Sitoli
KBRN, Gunungsitoli: Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Yudha Pratiwi Setiawan,S.STP. M.SP menyampaikan terimakasih kepada Museum Pusaka Nias yang telah menjaga cagar budaya Nias.
Hal itu disampaikannya mewakili Gubernur Sumatera Utara pada Malam Puncak HUT Ke-30 Museum Pusaka Nias, Selasa (12/11/2025).
Dalam hal ini ia mengapresiasi Museum Pusaka Nias karena program strategis yang visioner seperti pengarsipan foto-foto lama tentang kehidupan budaya Nias.
“Pertama Save Our Visual Heritage, sebuah gerakan pengumpulan digitalisasi dan pengarsipan foto-foto lawas tentang kehidupan dan budaya Nias. Langkah ini memastikan memori visual tidak pudar dimakan waktu dan dapat diakses public,” katanya.
Hal kedua yang diapresiasinya adalah Pameran Digital dan Budaya Nias yang interaktif bahkan menghasilkan pengalaman teknologi imersiv sebagai jembatan antara warisan lama dan bahasa masa kini.
Menurutnya 2 hal ini menegaskan pelestarian tidak selalu berarti menyimpan, melainkan menghidupkan kembali dengan cara yang dekat dengan generasi muda.
Yudha pun mengajak pemerintah dan masyarakat untuk mengimani 3 ikrar kebudayaan yakni pertama, Ikrar Merawat bermakna menjaga koleksi artefak, naskah, bahasa dan tradisi agar tetap hidup melalui riset, kurasi, konservasi serta digitalisasi yang berkelanjutan.
Kedua, Ikrar menghidupkan, ini berarti menjadikan museum sebagai kelas besar tempat belajar lintas generasi, lintas disiplin dengan metode yang kreatif dan inklusif. Pameran, tour, edukasi dan program interaktif harus semakin rutin hadir untuk pelajar, keluarga dan wisatawan sekepulauan Nias.
“Dan yang ketiga Ikrar menggerakkan, artinya kita pastikan budaya menjadi motor ekonomi yang menguatkan UMKM, wastra, kuliner, seni pertunjukan, dan industri kreatif berbasis kearifan lokal sehingga kesejahteraan tumbuh bersama martabat budaya,” ucap Yudha.