Pokjaluh Matangkan Program 'Gerakan Maghrib Mengaji' Demi Kebutuhan Umat
- 07 Sep 2026 18:09 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Pokjaluh Kota Gunungsitoli sukses menyelenggarakan pengajian dan diskusi kerja pada Jumat 4 September 2026 di Ponpes Hidayatullah Gunungsitoli. Selain menjadi wadah silaturahmi dan pemantik semangat pengabdian, acara ini berfokus pada pematangan program kerja penyuluh agama.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang koordinasi bagi Penyuluh Agama Islam demi menyatukan langkah dalam pembinaan keagamaan masyarakat.
Seluruh Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam Pokjaluh Kota Gunungsitoli menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunungsitoli. Acara berjalan akrab dan kekeluargaan dengan dukungan penuh dari Usuluddin Harahap selaku tuan rumah yang menyambut dan memfasilitasi kegiatan tersebut.
Rangkaian pengajian dibuka oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Azis Nasution. Acara kemudian diisi dengan penyampaian tausiyah oleh Novita Sari dan diakhiri dengan doa yang dipimpin Ahd. Amin Zega. Kegiatan ini menjadi momen penguatan spiritualsebelum para peserta memasuki sesi diskusi program kerja.
Plt. Kepala Seksi Pendidikan, Haji dan Bimas Islam Kementerian Agama Kota Gunungsitoli yang juga Ketua Pokjaluh Kota Gunungsitoli, Hj. Karimah Yanti Polem, M.Pd., hadir memberikan bimbingan kepada seluruh peserta. Ia mengajak seluruh anggota Pokjaluh untuk memperkuat komitmen dan mendongkrak semangat dalam merealisasikan program kerja yang telah disusun. Lebih lanjut, Karimah mengingatkan pentingnya inovasi dalam setiap kegiatan penyuluhan agar kegiatannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat.
“Pokjaluh harus lebih inovatif, menciptakan agenda-agenda yang memberikan dampak terbaik bagi masyarakat dan umat,” ujar Karimah. Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran penting dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat peran keagamaan yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Forum diskusi menjadi agenda berikutnya setelah sesi penyampaian arahan selesai dipaparkan. Dalam diskusi tersebut, rencana pelaksanaan kegiatan ke depan dan sejumlah program Pokjaluh menjadi fokus utama, termasuk penekanan kembali program Gerakan Maghrib Mengaji di Masjid serta berbagai kegiatan pembinaan sosial keagamaan.
Forum ini efektif memfasilitasi para penyuluh untuk menyatukan visi, mempererat koordinasi, dan menuangkan gagasan demi program yang menyentuh masyarakat. Para peserta juga aktif berpartisipasi menyampaikan pemikiran. “Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan mampu membawa Pokjaluh Kota Gunungsitoli menjadi lembaga yang lebih solid, inovatif, dan konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi umat,’ tutup Ketua Pokjaluh Gunungsitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....