Pelindo Gunungsitoli Terapkan Cashless, Cegah Pungli di Pelabuhan

  • 19 Agt 2026 14:27 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - PT Pelindo Gunungsitoli terus melakukan pembenahan. Dua fokus utama saat ini adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai atau cashless sejak 1 Juli 2026 dan progres perbaikan dermaga yang sudah mencapai 90 persen.

Junior Manager Bisnis dan Teknik Pelindo Gunungsitoli, Yakob Adian Nadeak mengatakan, penerapan cashless bertujuan menciptakan transparansi antara Pelindo dengan pengguna jasa. Sekaligus menghilangkan stigma negatif terkait pungutan liar dan kendala kembalian uang tunai.

"Respon masyarakat bervariasi. Ada yang antusias, tapi ada juga yang menolak," ujar Yakob, Rabu 19 Agustus 2026.

Ia mengakui kendala terbesar adalah banyak warga dari wilayah pedesaan belum mengenal cashless dan belum memiliki mobile banking, e-money, maupun kartu ATM. Ditambah pengguna jasa pelabuhan yang berganti-ganti sehingga sosialisasi harus dilakukan terus menerus.

Untuk mengatasi hal itu, Pelindo menggandeng Bank Mandiri Regional 1 Medan untuk menyediakan kartu e-money di lapangan dan memfasilitasi pembuatan rekening baru. Sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan spanduk besar dan imbauan langsung kepada penumpang.

Terkait gangguan listrik, Yakob menyebut Pelindo akan merelokasi genset berkapasitas 16 kVA dari Tanjungbalai Asahan bulan depan. Rencana jangka panjangnya adalah pengadaan genset berkapasitas lebih besar dari Regional 1 Medan pada tahun depan.

Sementara itu, Ama Intan Harefa, warga Kota Gunungsitoli sekaligus pengguna jasa pelabuhan, mengakui sistem pembayaran cashless sudah berjalan resmi. Namun ia mengeluhkan tarif masuk pelabuhan yang dinilai masih memberatkan masyarakat kecil.

Secara umum, ia menilai pelayanan di pelabuhan sudah cukup maksimal meski ada sedikit kendala akibat proyek pembangunan yang sedang berlangsung.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....