Keterbatasan Anggaran Hambat Pembangunan di Gunungsitoli Utara

  • 18 Agt 2026 15:59 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Infrastruktur masih menjadi tantangan utama pembangunan di Kecamatan Gunungsitoli Utara. Dari 10 desa yang ada, sejumlah wilayah masih terisolir dan membutuhkan pembenahan akses jalan.

Camat Gunungsitoli Utara Yusmar Ziliwu menyebutkan tiga tantangan utama di wilayahnya. Pertama, infrastruktur di 10 desa masih perlu perbaikan. Kedua, pengembangan ekonomi dan potensi wilayah belum digarap secara maksimal. Ketiga, kualitas SDM dan penempatan pegawai profesional masih minim.

Ia juga menyoroti keterbatasan ruang fiskal. Selama ini pembangunan desa mengandalkan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa. Namun pengurangan anggaran dari pemerintah pusat cukup memengaruhi jalannya pembangunan.

"Desa Hiligodu sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan. Desa Hambawa juga masih memerlukan pembangunan infrastruktur secara khusus," ujar Yusmar, Senin 17 Agustus 2026.

Warga Gunungsitoli Utara, Aroziduhu Zega menilai Kecamatan Gunungsitoli Utara memiliki posisi strategis karena berada di jalur perlintasan menuju Kabupaten Nias Utara.

Ia menjelaskan Gunungsitoli Utara juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata seperti objek wisata Muara Indah, Karya Liza, dan Pantai Hoya. Begitu juga pelestarian budaya Nias melalui tokoh-tokoh budaya setempat.

"Kami berharap pemerintah kota dan pemerintah provinsi dapat memperkuat kolaborasi dalam pembangunan. Khususnya percepatan pembangunan infrastruktur dan budaya di Kecamatan Gunungsitoli Utara," kata Aroziduhu.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....