Berkantor di Nias 2 Tahap, Bobby Nasution Eksekusi Langsung Keluhan Warga
- 11 Agt 2026 19:19 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.DI, Nias – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berkantor langsung di Kepulauan Nias selama dua tahap. Langkah ini diambil Pemprov Sumut untuk mempercepat penanganan persoalan masyarakat tanpa terkendala jarak dan birokrasi.
“Jika masyarakat belum bisa menjangkau pemerintah, maka pemerintah yang harus datang menjemput masalah itu langsung ke masyarakat. Nias merupakan bagian tak terpisahkan dari Sumatera Utara, dan pembangunan di sini harus bergerak setara dengan daerah lain,” kata Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Selasa 11 Agustus 2026.
Selama berkantor di Nias, Bobby tidak hanya menjalankan agenda pemerintahan. Ia juga turun langsung meninjau fasilitas publik dan mendengarkan aspirasi warga. Sejumlah persoalan yang ditemukan di lapangan langsung mendapat solusi dan tindak lanjut.
Saat meninjau RSUD Thomsen, Bobby melihat langsung ruang hemodialisa, ruang anak, hingga radiologi. Di lokasi itu, ia spontan memberikan bantuan untuk menanggung biaya transportasi dua pasien yang harus dirujuk ke Medan untuk pelayanan kesehatan lanjutan.
Di sektor pendidikan, Bobby langsung mengeksekusi pembangunan gedung permanen SMPN 4 Sitolu Ori, Nias Utara. Sejak 2024, sekolah itu terpaksa melaksanakan pembelajaran di bawah atap seng dan dinding papan yang sudah lapuk.
Pemprov memastikan sekolah tersebut mendapatkan 3 ruang kelas lengkap furnitur, 1 ruang administrasi, dan fasilitas sanitasi ramah difabel.
Kondisi serupa ditemukan di SD Negeri Lasara, Nias Utara. Sebanyak 53 siswa belajar dengan keterbatasan 3 ruang kelas. Siswa kelas 1 dan 2 bahkan terpaksa belajar dalam satu ruang yang hanya dipisahkan selembar tirai.
Melihat kondisi itu, Bobby langsung menginstruksikan pembenahan bangunan dan penambahan ruang kelas agar proses belajar mengajar lebih layak.
Agar persoalan tidak berhenti sebagai wacana, Bobby turut memboyong jajaran kepala OPD Pemprov Sumut ke Nias. Dengan begitu aspirasi masyarakat langsung diterjemahkan menjadi program kerja.
Bobby juga menginstruksikan seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kepulauan Nias segera mengajukan usulan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun Anggaran 2027 sejak dini.
“Langkah ini penting agar pembangunan bisa langsung tancap gas di awal tahun. Pak Gubernur meminta kepala daerah memprioritaskan program yang berdampak langsung kepada rakyat, terutama di sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” ujar Erwin.
Kehadiran langsung Gubernur bersama OPD di Nias dinilai efektif mempercepat penanganan persoalan masyarakat. Sekaligus menegaskan bahwa jarak geografis tidak boleh menjadi alasan menunda pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan publik dan fasilitas dasar yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....