Periode jelang Akhir Juli, BMKG Gunungsitoli Catat 11 Kejadian Gempabumi
- 25 Jul 2026 16:02 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Periode 17-23 Juli 2026, BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli mencatat 11 kejadian gempabumi.
Hal ini disampaikan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli melalui Staf Operasional On Duty Faiz Hanafi Khairizal terkait informasi seismisitas mingguan di Kepulauan Nias.
Ia mengemukakan 11 kali kejadian gempa bumi dibagi berdasarkan besar kekuatan gempa bumi atau magnitudo yakni tercatat enam gempa dengan magnitudo kurang dari 3 dan lima gempa magnitudo antara 3 hingga 4.
Sedangkan berdasarkan kedalaman, sepuluh gempa merupakan gempa dangkal kurang dari 60 km dan satu gempa kategori menengah antara 60-300 km.
"Pada periode ini tidak ada gempa dengan magnitudo 4 atau lebih, sehingga tidak ada gempa yang dirasakan di wilayah kepulauan Nias, meski demikian BMKG tetap mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada apabila terjadi gempa bumi. Informasi yang valid hanya bersumber dari BMKG,” ucapnya, Sabtu 25 Juli 2026.
Selanjutnya catatan aktivitas petir mingguan kepulauan Nias untuk periode 16 - 22 Juli 2026 telah terjadi 36.653 kali sambaran petir.
Kabupaten Nias Utara 5.108 kali sambaran, kabupaten Nias Selatan 14.659 kali sambaran, kabupaten Nias Barat 9.306 kali sambaran, kabupaten Nias 4.608 kali dan Kota Gunungsitoli sebanyak 2.972 kali sambaran petir.
Sementara itu informasi waktu terbit dan tenggelam matahari 25 - 31 Juli 2026, yakni kabupaten Nias Utara terbit pukul 06.32 WIB dan terbenam pukul 18.42 - 18.43 WIB, Kabupaten Nias Barat terbit pukul 06.32 WIB dan terbenam pukul 18.41-18.42 WIB.
Sedangkan untuk Kabupaten Nias Selatan terbit pukul 06.31 WIB dan terbenam pukul 18.40 WIB demikian juga kota Gunungsitoli terbit pukul 06.31 WIB dan terbenam pukul 18.41 WIB.
Page break
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....