Tingkatkan Keimanan Lansia, Penyuluh Kristen Kemenag Gelar Pembinaan Rohani

  • 14 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kelompok Lanjut Usia (Lansia) di Desa Onozitoli Sifaoroasi, Kecamatan Gunungsitoli mengikuti kegiatan penyuluhan dan pembinaan kerohanian pada Selasa 13 Juli 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Sadarman Sarumaha, S.Pd.

Sebagai bagian dari tugas dan pelayanan Kemenag, pembinaan ini bertujuan untuk menguatkan iman, semangat hidup dan pengharapan lansia didalam Tuhan.

Penyuluh Agama Kristen dalam memberikan pembinaan iman serta pendampingan rohani kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia, agar tetap memiliki kekuatan iman, semangat hidup, dan pengharapan di dalam Tuhan. Pada kesempatan tersebut, Sadarman Sarumaha, S.Pd menyampaikan materi dengan tema “Pengharapan yang Teguh pada Yesus” yang berlandaskan pada Firman Tuhan dalam Ibrani 10:23 “Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.”

“Pengharapan orang percaya tidak bergantung pada situasi maupun keterbatasan manusia, tetapi berakar pada kesetiaan Tuhan Yesus Kristus. Para lansia diajak untuk tetap percaya, bersyukur, dan menjalani kehidupan dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai serta memelihara setiap langkah mereka,” ujarnya.

Selain memberikan penguatan rohani, kegiatan pembinaan ini juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan pelayanan, serta menghadirkan perhatian Gereja dan pemerintah melalui pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik dan penuh antusias dari para peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan para lansia semakin bertumbuh dalam iman, memiliki pengharapan yang teguh di dalam Kristus, serta mampu menjadi teladan iman bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Sebagai Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Gunungsitoli terus berkomitmen melaksanakan pelayanan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai spiritual, moderasi beragama, dan pembangunan karakter masyarakat,” tutup Sadarman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....