Bawaslu Gunungsitoli Gelar Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif

  • 30 Jun 2026 14:16 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) resmi digelar oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gunungsitoli pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Gunungsitoli. Acara tersebut bertema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, dihadiri secara tatap muka oleh 33 peserta yang terdiri dari mahasiswa, organisasi masyarakat, komunitas, hingga pelajar SMA.

Acara ini resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Kota Gunungsitoli, Elmizarti, S.IP. Dalam sambutannya, Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mendorong keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, sebagai agen perubahan dalam mengawal demokrasi.

“Melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan pemahaman tentang kepemiluan, karna output kegiatan ini melahirkan kader-kader pengawas partisipatif menjadi generasi yang peduli untuk tetap menjaga kualitas demokrasi. Oleh sebab itu, kami berharap seluruh perserta dapat menjadi agen pengawasan partisipatif dilingkungan masing-masing”, ujarnya.

Sementara itu, Dalam laporan panitia oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Gunungsitoli, Kasihani Eli Lahagu, SE, menjelaskan bahwa pelaksanaan P2P Tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan kapasitas masyarakat dalam bidang kepemiluan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan tahapan pemilu.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk masyarakat yang kritis, peduli dan memiliki kesadaran bersama-sama menjaga integritas transparansi serta kualitas demokrasi” kata Kasihani.

Ia juga menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya seremoni dan sekedar penyerapan anggaran melainkan ada output serta bersifat mengikat agar kegiatan ini lebih terarah untuk memberikan peran dan keterlibatan pengawas partisipatif khususnya diwilayah kota Gunungsitoli.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029 yang bermartabat. Dengan hadirnya kegiatan ini, dapat memberikan penguatan dan pemahaman serta meningkatkan semangat menumbuhkan komitmen dalam pengawasan tahapan pemilu atau pemilihan dimasa yang akan datang,” ucapnya.

Ia juga berharap, melalui kegiatan pendidikan pengawas partisipatif Tahun 2026, Bawaslu Kota Gunungsitoli berharap dapat melahirkan generasi pengawas partisipatif yang aktif serta menjadikan ruang pembelajaran penguatan peran masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....