Kehadiran Ayah Dinilai Sangat Menentukan Pembentukan Karakter Anak

  • 30 Jun 2026 10:08 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar oleh Pemerintah Kabupaten Nias di Lapangan Upacara Kantor Bupati Nias, Senin 29 Juli 2026.

Dilansir dari niaskab.go.id, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai, S.H., M.H., bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia. Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Nias, Rais Ridhan Zendrato, S.STP., M.Ec.Dev., bertindak sebagai Pemimpin Upacara. Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", yang menegaskan pentingnya peran aktif ayah dalam pengasuhan serta pembentukan keluarga yang berkualitas.

Dalam pidato Menteri disampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Di tengah tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), keluarga dituntut menjadi tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi yang berkualitas.

Disampaikan pula bahwa Indonesia saat ini berada pada fase bonus demografi yang merupakan peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila kualitas sumber daya manusia terus ditingkatkan melalui pembangunan keluarga yang sehat, pendidikan karakter yang kuat, serta ketahanan mental dan spiritual.

Menteri juga menegaskan pentingnya percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, serta keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, secara fisik maupun emosional dinilai sangat menentukan pembentukan karakter dan masa depan anak.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital dengan membatasi penggunaan gawai pada anak-anak serta memperkuat komunikasi dalam keluarga agar terhindar dari berbagai persoalan sosial seperti kekerasan remaja, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.

Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sehingga mampu mengoptimalkan bonus demografi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....