Universitas Nias Perkuat Peran melalui Program Hibah Kemendiktisaintek 2026
- 19 Jun 2026 10:46 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Kabupaten Nias - Komitmen Universitas Nias dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kepulauan Nias kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 078524 Bobozioli Loloanaa dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam mewujudkan sekolah ramah anak dan pendidikan inklusif, Kamis 18 Juni 2026.
Program tersebut menjadi bukti bahwa Universitas Nias tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian yang menjawab kebutuhan dunia pendidikan.
Ketua Tim PKM, Eka Periaman Zai, S.H., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh hibah nasional dari Kemendiktisaintek merupakan peluang bagi Universitas Nias untuk memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sekolah dasar yang kita cintai. Penguatan kapasitas guru merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter," katanya.
Kehadiran tim pengabdian Universitas Nias mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 078524 Bobozioli Loloanaa, Feberlina Hura, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Universitas Nias kepada sekolah-sekolah di daerah.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Universitas Nias yang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Kehadiran para dosen melalui program ini memberikan motivasi sekaligus pengetahuan baru bagi guru-guru kami dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan," ucapnya.
Dalam sesi akademik, Dr. Anugerah Tatema Harefa, S.H., M.A. membawakan materi mengenai Sekolah Ramah Anak Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila. Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang mampu melindungi, menghargai, dan mengembangkan potensi setiap anak.
"Anak-anak berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Oleh karena itu, sekolah perlu membangun budaya positif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik," jelasnya.
Selanjutnya, Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D menyampaikan materi tentang Pendidikan Inklusif dan Literasi Sosial. Ia menekankan bahwa pendidikan yang berkualitas harus mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.
"Keberagaman adalah realitas yang harus diterima dan dikelola dalam dunia pendidikan. Guru yang profesional adalah guru yang mampu beradaptasi dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk terlibat, belajar, dan berkembang sesuai potensinya," kata Justin.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan menyempurnakan modul pembelajaran sebagai luaran program. Para guru terlibat aktif dalam memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan praktik yang mereka hadapi di sekolah.
Diskusi berlangsung hangat, interaktif, dan partisipatif. Berbagai ide dan pengalaman lapangan menjadi bahan penting dalam penyusunan modul yang diharapkan dapat menjadi panduan implementasi sekolah ramah anak dan pendidikan inklusif di sekolah dasar.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini semakin menegaskan peran Universitas Nias sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat. Melalui dukungan hibah nasional Kemendiktisaintek, Universitas Nias menunjukkan bahwa kampus daerah mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan pendidikan di Kepulauan Nias.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak sekolah yang ramah anak, inklusif, dan berkarakter, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk semua.
Baca juga:
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....