PAAREDI: Program PKK Fadoro Lasara Wujudkan Keluarga Tangguh Era Digital
- 24 Jun 2026 17:45 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Desa Fadoro Lasara dihunjuk sebagai lokus utama pelaksanaan program PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) oleh Tim Penggerak PKK Kota Gunungsitoli. Langkah strategis ini diambil sebagai respons konkret terhadap potret real di lapangan, mulai dari tantangan tingginya angka ketergantungan anak pada gawai (gadget), hingga masih ditemukannya riak kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Program strategis ini hadir sebagai jawaban nyata atas dinamika perubahan sosial dan digitalisasi yang menyentuh hingga ke tingkat keluarga di pedesaan. PAAREDI merupakan program unggulan Pokja I TP. PKK yang berfokus pada pembentukan karakter keluarga melalui pola asuh yang tepat, adaptif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.
“Prioritas utama PAAREDI bagi kami dalah membangun ketahanan keluarga yang adaptif digital berbasis nilai moral. Fokus kami tertuju pada tiga hal yakni menghidupkan kembali komunikasi yang sehat antara orangtua dan anak di rumah, membekali keluarga dengan literasi digital agar terhindar dari judi online, hoaks, dan mengintegrasikan pola asuh lintas generasi agar seluruh anggota keluarga saling melindungi di era cyber ini,” ujar Ketua Bidang I TP.PKK Kota Gunungsitoli Mustika Ziraluo, Rabu 24 Juni 2026 di Balai Desa Fadoro Lasara Kecamatan Gunungsitoli.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua PKK Desa Fadoro Lasara Kecamatan Gunungsitoli Yusmina Lase. Disampaikannya, TP. PKK Desa Fadoro Lasara menerapkan 6 program unggulan Pokja I Tim Penggerak PKK, antara lain KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera Harmonis), KRISAN (Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba), KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual), KIAT (Keluarga Indonesia Anti Trafficking), KISAK (Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan dan PKBN (Pembinaan Kesadaran Bela Negara).
“Desa Fadoro Lasara kecamatan Gunungsitoli tengah bergerak maju menjadi Desa Model PAAREDI Tingkat Propinsi Sumatera Utara. Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan di desa meliputi pembinaan karakter anak sejak dinipenguatan literasi digital keluarga, pencegahan bahaya judi, narkoba dan kekerasan seksual,hingga penguatan pola asuh lintas generasi melalui wadah Sekolah Lansia Tangguh berkolaborasi dengan lintas sektoral,” kata Wakil Ketua PKK Desa Fadoro Lasara Kecamatan Gunungsitoli.

Sementara itu, Kepala Desa Fadoro Lasara Ernif Telaumbanua menilai, kehadiran program PAAREDI secara paripurna telah memberikan dampak dan manfaat yang sangat signifikan bagi Desa Fadoro Lasara, diantaranya Penguatan Karakter Generasi Muda, Anak dan remaja tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas digital, serta terhindar dari perilaku menyimpang seperti cyber bullying dan kejahatan siber, hingga berdampak pada Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga yakni Terciptanya keharmonisan rumah tangga karena komunikasi antar anggota keluarga yang kembali hidup.

“Dampak dan manfaatnya juga nyata pada Ketertiban Adminduk 100 persen, Membantu pemerintah desa dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan bagi seluruh warga. Dan Desa Aman dan Kondusif, Terbentuknya sistem kontrol sosial yang kuat dari tingkat Dasawisma untuk mendeteksi secara dini segala bentuk ancaman sosial baik siber maupun nyata,” ujar Ernif Telaumbanua.

“Melalui sinergi yang kuat antara kader PKK, perangkat desa, dan keterlibatan aktif masyarakat, PAAREDI di Desa Fadoro Lasara diharapkan tidak sekadar menjadi program perlombaan, melainkan fondasi berkelanjutan demi mencetak generasi emas Kota Gunungsitoli yang siap menghadapi masa depan digital dengan aman dan berkarakter,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....