Harga Pertamax Naik, Warga Khawatir Biaya Hidup Meningkat
- 11 Jun 2026 12:50 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax mulai 10 Juni 2026 memunculkan kekhawatiran masyarakat di Kota Gunungsitoli terhadap meningkatnya biaya hidup. Selain berdampak pada pengeluaran transportasi, kenaikan harga BBM juga dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga barang dan jasa akibat bertambahnya biaya distribusi.
Masyarakat menilai kondisi tersebut terjadi di saat perekonomian masih lesu sehingga semakin menekan daya beli masyarakat.
Pengguna Pertamax, Piman Lasè, mengungkapkan kenaikan harga BBM akan berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kalau harga BBM naik, dampaknya pasti ke mana-mana. Ongkos transportasi bertambah dan bisa memicu kenaikan harga barang di pasar. Harapannya pemerintah bisa menjaga stabilitas harga agar masyarakat tidak semakin terbebani," katanya kepada rri.co.id Kamis 11 Juni 2026.
Sementara itu ibu rumah tangga Ina Aldo Telaumbanua warga kel rahan Ilir berharap kepada pemerintah agar dapat mengambil langkah untuk mengendalikan inflasi daerah serta menjaga harga kebutuhan pokok agar tidak terus meningkat seiring naiknya harga BBM Pertamax.
Masyarakat juga berharap pemulihan ekonomi di daerah dapat segera membaik sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat dan beban hidup tidak semakin berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....