Bulog Nias Tambah Pasokan MinyaKita ke Pasar Tradisional
- 10 Jun 2026 15:52 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Perum BULOG Kantor Cabang Nias memastikan ketersediaan minyak goreng rakyat merek MinyaKita di wilayah Kepulauan Nias tetap tersedia dan terkendali. Sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga di tingkat konsumen, BULOG akan menambah distribusi MinyaKita ke sejumlah pasar tradisional, khususnya pasar yang menjadi lokasi pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SP2KP).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan MinyaKita tetap tersedia. Penambahan pasokan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok serta mencegah terjadinya gejolak harga di pasaran.
Pemimpin Perum BULOG KC Nias Jerry Darma Putra Zega menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan MinyaKita. Perum BULOG KC Nias akan terus berupaya memasok MinyaKita untuk kebutuhan masyarakat Kepuluan Nias.
"Kami memastikan pasokan MinyaKita akan terus tersedia di pasar-pasar tradisional. Penambahan distribusi dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan tidak terjadi gangguan pasokan di lapangan," ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.

BULOG mengingatkan seluruh pelaku usaha dan pengecer agar mematuhi ketentuan tersebut sehingga masyarakat dapat menikmati harga yang wajar dan terjangkau. Masyarakat dapat memperoleh MinyaKita melalui toko-toko pengecer yang berada di pasar tradisional dengan harga maksimal Rp15.700 per liter sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, BULOG juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian dalam jumlah berlebihan. Tindakan tersebut dinilai dapat memicu penumpukan stok di tingkat rumah tangga dan berpotensi mengganggu pemerataan distribusi kepada masyarakat lainnya. Masyarakat diharapkan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lancar dan seluruh konsumen memperoleh akses yang sama terhadap komoditas tersebut.
"Pembelian yang dilakukan secara wajar akan membantu menjaga keseimbangan pasokan di pasar. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan sehari-hari," kata Pemimpin Perum BULOG KC Nias.
Dalam rangka memastikan program berjalan efektif, Perum BULOG KC Nias juga memperkuat koordinasi dengan Dinas Perdagangan kabupaten dan kota se-Kepulauan Nias. Sinergi tersebut dilakukan melalui pemantauan rutin terhadap ketersediaan stok, kelancaran distribusi, serta perkembangan harga MinyaKita di tingkat pengecer.
Pengawasan lapangan akan difokuskan pada pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat distribusi utama. Selain memastikan stok tersedia, petugas juga akan memantau kepatuhan pedagang terhadap penerapan HET sebesar Rp15.700 per liter guna mencegah adanya praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Kolaborasi antara BULOG dan pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan daerah, melindungi daya beli masyarakat, serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
Dengan penambahan pasokan, penguatan distribusi, serta pengawasan yang berkelanjutan, BULOG optimistis ketersediaan MinyaKita di Kepulauan Nias akan tetap terjaga. Masyarakat pun diharapkan dapat berperan aktif dengan berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan sehingga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng dapat terus dipertahankan demi kepentingan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....