Pengadaan Air Bersih di Ibukota dan Penataan Ibukota, Jadi PR Pemimpin Nias Barat
- 27 Mei 2026 18:29 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Pengadaan air besih di ibukota serta penataan ibukota menjadi PR (pekerjaan rumah) pemimpin Nias Barat yang belum terealisasi hingga saat ini.
Hal ini diungkapkan Bupati Nias Barat masa jabatan 2011-2016, Adrianus Aroziduhu Gulo saat diwawancara rri.co.id di sela-sela acara Ramah Tamah Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Nias Barat, yang digelar di Kantor Bupati Nias Barat, Selasa 26 Mei 2026.
Ia mengatakan untuk saat ini masyarakat masih sangat membutuhkan air bersih, khususnya di ibukota Nias Barat. Di masa kepemimpinannya hal ini meski sudah diupayakan namun tidak terealisasi akibat berbagai kendala teknis.
“Bagaimana supaya air bersih masuk ke ibukota, memang pada masa saya tidak jadi tapi itu karena faktor-faktor teknis dan keuangan. Tapi saya kira sekarang dengan sumber daya manusia semakin banyak, maka saya kira tidak ada hambatan lagi agar secepatnya air bersih masuk di ibukota,” ucapnya.
PR kedua menurutnya adalah penataan ibukota supaya menjadi pusat administrasi, pusat politik dan pusat pembinaan masyarakat, sehingga ibukota terlihat nyaman, tertib dan sejuk bagi warga di kabupaten Nias Barat.
“PR kedua adalah bagaimana menata ibukota ini supaya indah dan sejuk, supaya ditata lebih baik, dimana letak perumahan, letak pertokoan, letak pusat rekreasi dan lauin-lain,” kata Adrianus.
Diusia Nias Barat yang ke-17, Adrianus Aroziduhu Gulo menyampaikan ucapan selamat ulang tahun. Baginya setelah 17 tahun pemekaran, sudah beberapa kali terjadi perubahan kepemimpinan, dimana masing-masing pemimpin memiliki gaya dan strategi tersendiri untuk meningkatkan pelayanan public dan kesejahteraan masyarakat.
Namun Ia mengakui dari tahun ke tahun ia melihat adanya perkembangan berkat kerja keras para pemimpin dengan dukungan partisipasi aktif dari masyarakat. Untuk itu ia menyampaikan terimasih untuk masyarakat yang sudah memberikan kritik, sumbangan pikiran untuk kemajuan kabupaten Nias Barat.
“Walaupun kita tahu ada beberapa kekurangan-kekurangan, dan itu wajar, ini jangan mengurangi semangat kita dalam membangun Nias Barat, kita tetap optimis bahwa masa depan lebih indah dari masa sekarang,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....