Akhir Tahun 2026, Air Bersih Akan Bisa Dinikmati Warga di Ibukota Nias Barat

  • 13 Mei 2026 18:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu menjanjikan persoalan air bersih yang menjadi masalah klasik di wilayahnya itu bakal teratasi pada akhir tahun 2026 ini.

Eliyunus mengatakan paling lama akhir tahun ini, air bersih sudah bisa mengalir di pemukiman warga meski untuk tahap awal akan dinikmati oleh masyakat yang berada di pusat kota. Ia mengatakan dibawah kepemimpinnya, kebutuhan dasar masyarakat di wilayah itu satu persatu disediakan.

“Air bersih mudah-mudahan tahun ini sudah kita laksanakan pembangunannya sehingga kita berharap paling lama tahun 2027 awal atau 2026 akhir air bersih sudah dinikmati di Nias Barat, tapi fokus utama pasti ibukota dulu. Di Ibukota ini kita targetkan kemarin 1.200 kepala keluarga yang bisa kita penuhi dulu kebutuhan air bersihnya pada akhir tahun,” ucapnya, Rabu 13 Mei 2026.

Hal mendasar lainnya yang terus diupayakan pemerintah daerah yakni kebutuhan listrik. Diungkapkannya meski menurut data desa-desa di wilayah yang dipimpinnya tersebut sudah dialiri oleh listrik negara, namun ternyata masih banyak dusun-dusun yang masih gelap gulita pada malam hari. Ia akan terus berupaya agar dusun-dusun tersebut bisa menikmati listrik PLN.

“Masih ada dusun-dusun yang belum menikmati listrik, tentu ini nanti yang menjadi PR, kita sedang mendata ada 7 desa yang sudah final dan ini sudah kita sampaikan ke PLN,” kata Eliyunus.

Beberapa infrastruktur dasar lainnya ungkapnya akan menjadi fokusnya pada tahun 2026, artinya tahun 2025 ia fokus pada penataan tata kelola pemerintahan di internal, sedangkan tahun 2026 sudah mulai melakukan percepatan untuk pembangunan aspek kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu ia juga terus menjalin koordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara terkait infrastruktur jalan menuju Nias Barat, ia dan masyarakat merasakan bagaimana Gubernur Bobby sangat membantu sehingga jembatan dan jalan dapat dibangun dan melancarkan akses ke wilayah yang masih tergolong 3T tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....