Pembenahan di Bidang Pendidikan yang Dilakukan Bupati Nias Barat
- 09 Mei 2026 18:27 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Tahun 2025 pemerintah kabupaten Nias Barat fokus melakukan pembenahan di bidang pendidikan.
Hal ini disampaikan Bupati Nias Barat Doktor Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., pada Acara Bupati Menyapa: Harapan Baru Untuk Nias Barat yang berlangsung di ruang kerjanya, Jum’at 8 Mei 2026.
Sesuai dengan visi misi daerah yang ditetapkan dalam RPJMD yakni Nias Barat Cerah, untuk menjadi cerdas maka pemerintah Nias Barat menitikberatkan pada pendidikan. Saat ini di Nias Barat jika dilihat dari jumlah sekolah menurutnya sudah mencukupi, dimana sekolah dasar berjumlah 107 unit, SMP berjumlah 38 unit dan PAUD mencapai 144 unit. Meski demikian ada sekolah-sekolah yang jumlah siswanya minim.
Dari sisi jumlah guru menurutnya sudah mencukupi hanya saja ada saja kekurangan guru di mata pelajaran tertentu.
“Termasuk manajemen sekolah, ini perlu ditata ulang. Sebelumnya kita mendengar banyak kelugan-keluhan tentang ada pemotongan tunjangan Dacil, selama ini tidak 100 persen guru-guru menerima itu, ini kita perbaiki. Termasuk juga pengelolaan Dana Bos, tidak ada lagi istilah potong memotong, setor menyetor. Ini yang harus kita perbaiki terlebih dahulu tatanan ini, karena sepanjang praktek yang tidak benar ini belum di stop, jangan berharap mutu sekolah bisa meningkat, dan merubah ini tantangan yang paling besar,” kata Eliyunus.
Diungkapkannya untuk program pendidikan pihaknya akan fokus melakukan assessment guru dalam rangka peningkatan kualitas, selanjutnya pemerintah akan menyasar pada PAUD. PAUD yang memiliki potensi dialihkan menjadi negeri dan mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengisi serta menyiapkan sarana prasarananya.
“Sampai saat ini sudah hampir 10 PAUD yang kita negrikan, setelah dinegrikan kita menyusun perangkatnya terkait dengan Anjabnya, ABKnya supaya betul-betul sekolah itu nantinya menjadi sekolah yang bermutu,” ucapnya.
Baca Juga: https://rri.co.id/gunung-sitoli/regional/2402193/pemerintah-nias-barat-petakan-ulang-lahan-lahan-tidak-produktif?nocache=true
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....