Tahun 2025, Bupati Nias Barat Fokus pada Konsolidasi Internal dan Perbaikan Sistem
- 09 Mei 2026 16:42 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Bupati Nias Barat Doktor Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., mengatakan 1 tahun 3 bulan memimpin wilayah tersebut, ia mengakui belum banyak melakukan pembangunan fisik melainkan fokus pada konsolidasi internal serta perbaikan sistem tata kelola pemerintahan.
Hal ini disampaikannya pada Acara Bupati Menyapa: Harapan Baru Untuk Nias Barat yang berlangsung di ruang kerjanya, Jum’at 8 Mei 2026.
Eliyunus mengungkapkan di awal kepemimpinannya ia terlebih dahulu menyamakan persepsi dengan seluruh perangkat daerah terkait tujuan bersama apa yang menjadi arah yang hendak dicapai pada 5 tahun kedepan. Selanjutnya menentukan indiator-indikator tentang apa yang menjadi permasalahan daerah diantaranya tingkat kemiskinan, stunting, IPM yang masih rendah, dan ini menjadi tantangan baginya dan wakil bupati.
“Tahun 2025 belum banyak memang kita berbuat secara pembangunan fisik tetapi kita lebih fokus pada konsolidasi internal, perbaikan sistem tata kelola pemerintahan yang saat ini memang kita lihat kemarin masih banyak yang perlu harus diperbaiki, ditata, baik dari sistem, pengawasan dan tentu kita punya harapan bahwa segala sesuatu yang dibuat oleh teman-teman kepala organisasi perangkat daerah, ini memiliki manfaat setiap rupiah anggaran APBD, tentu itu harapan masyarakat. Mungkin bukan berarti yang lalu-lalu itu tidak bagus, tapi perlu ditingkatkan lagi supaya jauh lebih bagus supaya ada percepatan pembangunan yang ada,” kata Bupati.
Tidak hanya itu diawal pemerintahannya ia diperhadapkan dengan kebijakan efisiesni anggaran, mau tidak mau ia harus menyisir hal mana yang harus menjadi prioritas untuk dikerjakan serta melakukan efisiensi diberbagai lini seperti pengurangan TPP bagi PNS, ATK, makan minum SPPD, penggandaan dan pencetakan.
Selain Ia juga menilai sejak dimekarkan tahun 2008 yang lalu, Nias Barat sesungguhnya memiliki potensi, namun menurutnya belum ada satu perencanaan yang kokoh dari awal hingga hari ini konsep Nias Barat mau dibawa kemana. Setiap periode kepemimpinan dari masa ke masa baginya belum diletakkan perencanaan awal terkait penataan kota, penataan infrastruktur, penataan perkantoran meski secara fisik sudah dibangun.
Maka pada 1 tahun 3 bulan kepemimpinannya, Eliyunus mengajak seluruh masyarakat mari bergandeng tangan, tidak terprovokasi dengan isu-su yang tidak bertanggung jawab tentang pemerintah serta mendukung seluruh program pemerintah.
Baca juga: https://rri.co.id/gunung-sitoli/regional/2402090/pembenahan-di-bidang-pendidikan-yang-dilakukan-bupati-nias-barat?nocache=true
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....