Camat Lahewa Dukung Penuh Program Desa Cantik 2026, Tekankan Pentingnya Data

  • 23 Apr 2026 19:52 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara - Camat Lahewa Deritani Lase, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sosialisasi dan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Nias Utara Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Nias Utara tersebut digelar di Kantor Desa Lasara, Seni, 21 April 2026, dengan melibatkan tiga desa lokus, yakni Desa Afia, Desa Lasara, dan Desa Onozalukhu.

Dalam arahannya, Camat Lahewa menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam setiap tahap pembangunan. “Di dalam penelusuran dan perencanaan pembangunan tentu harus berasal dari data. Ketika data tidak sempurna atau tidak lengkap, segala rencana kita, baik pembangunan maupun penentuan prioritas, maka tidak bisa tercapai,” ujarnya.

Ia mengapresiasi BPS Nias Utara yang telah memilih Kecamatan Lahewa sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi program nasional tersebut. Menurutnya, pembinaan Desa Cantik sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah desa saat ini yang dituntut menyajikan data sektoral yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Camat Lahewa berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepekaan aparatur desa terhadap pentingnya data. “Semoga dengan adanya sosialisasi Desa Cinta Statistik hari ini menghasilkan output di mana kita peka terhadap data, memiliki modal dalam pemahaman bagaimana membuat data-data terutama data desa yang lebih baik, karena semua pelaksanaan pembangunan harus berbasis data,” tegasnya.

Ia juga mendorong perangkat desa dari Desa Afia, Lasara, dan Onozalukhu untuk mengikuti pembinaan secara serius dari awal hingga akhir. Dengan pemahaman statistik yang baik, desa dapat menyusun profil desa, monografi, serta berbagai inovasi data yang memudahkan perencanaan pembangunan.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Kepala BPS Nias Utara Darma Beriman Telaumbanua, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Kominfo Terima Syukur Zebua, S.T., M.M., perwakilan Bapperida, Dinas PMD, serta perangkat desa dari tiga desa lokus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....