Perkuat Keberlanjutan Program KREASI untuk Pendidikan di Kepulauan Nias

  • 30 Sep 2026 15:35 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kolaborasi strategis untuk keberlanjutan hasil Program KREASI dalam mendukung kualitas pendidikan di Sumatera Utara diperkuat melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Hotel Kaliki Gunungsitoli, Selasa 30 September 2026.

Chief Operating Officer (COO) of Save the Children Indonesia, Agni Kristia Pratama, mengatakan Program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI) yang merupakan program penguatan ekosistem pendidikan yang fokus meningkatkan literasi dan numerasi anak SD/MI di Kabupaten Nias Selatan dan Nias Utara.

"Program KREASI mengutamakan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal. Di Nias Utara kami bekerja sama dengan Article 33 di Nias Selatan dilaksanakan mandiri oleh Save the Children," ujar Agni.

Chief Operating Officer Cif Opereiting Ofiser (COO) of Save the Children Indonesia, Agni Kristia Pratama

Program yang berjalan sejak 2022 hingga 2028 dengan dukungan NJP International ini menyasar sekolah di wilayah 3T melalui penguatan kapasitas kepala sekolah, pelatihan guru, hingga pendampingan melalui Chit-Chat Club atau Catch-up Club (CUC) bagi anak yang belum bisa membaca dan berhitung.

Kadis Pendidikan Nias Utara, Meiterima Hulu, menyebutkan manfaat KREASI sangat dirasakan di jenjang SD. Guru-guru bahkan telah dilatih menjadi fasilitator daerah yang mampu mereplikasi program secara mandiri.

"Di tahun 2026 ini program KREASI mencakup 6 kecamatan di Nias Utara, yakni Tuhemberua, Sawo, Lotu, Sitolu Ori, Lahewa, dan Afulu. Kami mendukung penuh karena membantu keterbatasan anggaran daerah," kata Meiterima.

Kadis Pendidikan Nias Utara, Meiterima Hulu,

Ia mengakui tantangan akses jalan ke sekolah masih menjadi kendala, namun pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan bertahap.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua, menjelaskan kerja sama KREASI berlangsung 4 tahun dari 2025 hingga 2028. Tahun 2025 menjangkau 30 sekolah SD dan PAUD, dan tahun 2026 sebanyak 30 sekolah SD dan Madrasah ibtidaiyah Negeri.

"Kami telah menyiapkan Peraturan Bupati yang melibatkan seluruh stakeholder untuk mendukung keberhasilan program ini demi menyongsong Generasi Emas 2045. Meski ada 7 sekolah binaan di Kepulauan Telo yang terkendala cuaca ekstrem, tim tetap optimal," ujar Nurhayati.

Kadis Pendidikan Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua

Pemerintah daerah berharap hasil sistem yang dibangun melalui KREASI dapat direplikasi ke sekolah lain, dengan dukungan penuh melalui Surat Edaran Bupati, agar praktik pembelajaran yang menyenangkan dan efektif terus berkelanjutan.

Hadir pada kegiatan itu, COO of Save the Children Indonesia, Direktur Article 33 Perwakilan dari Dinas Pendidikan provinsi Sumut, Kadis pendidikan Nias Utara, Kadis Pendidikan Nias Selatan dan OPD terkait, Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara dan Nias Selatan, dan Undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....